Ia menegaskan bahwa pengelolaan keuangan harus diawali dengan pemenuhan kewajiban dasar, seperti kebutuhan keluarga, zakat, dan sedekah, sebelum berfokus pada investasi.
“Kebutuhan utama harus diprioritaskan. Jangan sampai berinvestasi, tetapi keluarga justru terabaikan,” pungkasnya. (dun)
