Dengan demikian jumlah penerima MBG sebanyak 64.547, PMT sebanyak 6.512 sehingga jumlah penerima manfaat total sebanyak 71.059.
“Hari ini kita berdiskusi dengan koordinator SPPG yang ada di Kota Cirebon bersama para pelaku usahanya untuk mensinkronisasikan data. Terutama mengenai bagaimana penerima manfaat itu benar-benar sampai kepada yang berhak,” ujar Wakil Walikota usai rapat evaluasi MBG.
Selain akurasi data, kualitas nutrisi menjadi sorotan utama. Pemkot Cirebon berkomitmen memastikan setiap paket makanan memenuhi standar gizi yang ketat, termasuk kecukupan protein hewani dan nabati.
Baca Juga:AS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat HormuzPerundingan Damai Berakhir Buntu, AS – Iran Siap Lanjutkan Perang
“Namanya Makan Bergizi (MBG), tentu mencakup pemenuhan protein lengkap serta zat-zat yang sesuai dengan prinsip 4 Sehat 5 Sempurna,” tambahnya.
Pihak pemerintah daerah juga akan terus melakukan tindak lanjut (follow-up) serta monitoring dan evaluasi (monev) secara berkala kepada SPPG dan dinas terkait. Hal ini mencakup pengawasan sisi perizinan hingga kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.
Langkah ini diambil guna memastikan seluruh penerima manfaat di Kota Cirebon mendapatkan asupan makanan yang tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga sehat dan berkualitas sesuai standar kesehatan nasional.
*Artikel ditulis Desti, mahasiswa magang dari UGJ Cirebon
