RADARCIREBON.ID – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon masih terus dikejar pemenuhannya.
Berdasarkan pemaparan terbaru, pembentukan Satuan Pelayanan Pangan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut belum mencapai target maksimal 100 persen, hal ini dikatakan Wakil Walikota Hj Siti Farida Rosmawati SPdI disela sela evaluasi pelaksanaan MBG di Kota Cirebon, di ruang Prabayaksa.
Lebih jauh Wakil Walikota menyampaikan, dari target yang ditetapkan sebanyak 72 SPPG untuk melayani kebutuhan gizi siswa, ibu menyusui, hingga balita di Kota Cirebon, saat ini baru terealisasi sebanyak 42 unit.
Baca Juga:AS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat HormuzPerundingan Damai Berakhir Buntu, AS – Iran Siap Lanjutkan Perang
“Targetnya 72 SPPG yang harus difasilitasi atau dibuka di Kota Cirebon ini, namun baru mencapai 42 unit. Hal ini menyebabkan sinkronisasi data kepada penerima manfaat belum sepenuhnya terakomodir secara menyeluruh,” ujar wanita yang akrab disapa Rida,
Menyikapi kekurangan tersebut, kata Rida, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) terus melakukan proses verifikasi dan pemetaan titik-titik krusial yang membutuhkan penanganan urgen. Program ini pun membuka peluang lebar bagi para pelaku usaha untuk terlibat aktif.
Antusiasme pelaku usaha untuk membuka “dapur” program Makan Bergizi Gratis ini diklaim cukup tinggi di seluruh Indonesia, termasuk di Jawa Barat. BGN telah menetapkan titik-titik prioritas mana saja yang sudah tercover dan mana yang masih membutuhkan mitra.
“Kami mendorong para pelaku usaha untuk memenuhi titik-titik yang wajib dan segera dibuka. Tujuannya agar terjadi pemerataan pembukaan dapur-dapur gizi tersebut di seluruh Indonesia, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” tandasnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, diharapkan target 72 unit SPPG di Kota Cirebon dapat segera terpenuhi demi menjamin distribusi asupan gizi yang merata bagi generasi muda dan kelompok rentan.
Wawali membeberkan, jumlah penerima manfaat MBG di Kota Cirebon selama tahun 2025, untuk anak skeolah sebanyak 60.640 atau 73,23 persen, Ibu hamiul dan menyusui sebanyak 1.697 atau 83,06 persen dan balita 8.743 atau 79,52 persen.
Dengan rincian kelompok penerima manfaat adalah PAUD/TK/RA/Sederajat sebanyak 5.153, SD/MI sebanyak 21.920, SMP/MTs atau Sederajat sebanyak 16.445, SMA/MA/SMK/ sederajat sebanyak 16.565, SLB sebanyak 241, santri sebanyak 136, Balita dalam bentuk MBG sebanyak 2.390 dan PMT (makanan tambahan) sebanyak 6.083 jadi total sebanyak 8.473, Ibu Hamil untuk MBG sebanyak 442 orang dan PMT sebanyak 429 orang jadi total penerima 871. ibu menyusui menerima MBG sebanyak 1.255 orang.
