Furqon pun menganggap ada kejanggalan dalam BAP. Ia menilai ada hal-hal krusial yang seharusnya masuk dalam keterangan saksi, namun justru hilang atau tidak dicantumkan dalam BAP.
“Ini menjadi pertanyaan besar bagi kami. Kenapa hal-hal yang tidak ada kaitannya dengan spesifikasi teknis atau fungsi mereka sebagai anggota dewan justru masuk, sementara nama-nama yang dianggap penting malah tidak ada dalam BAP hari ini,” ujar Furqon penuh heran.
Meski belum bersedia merinci nama anggota dewan yang dianggap “hilang” dari BAP tersebut, tim hukum memastikan akan mengejar fakta ini di persidangan.
Baca Juga:AS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat HormuzPerundingan Damai Berakhir Buntu, AS – Iran Siap Lanjutkan Perang
Menurut Furqon, sinkronisasi data sangat penting untuk menjamin pembelaan yang adil bagi klien mereka.
