Kisah Identitas Honorer Kuningan Dicatut Kepemilikan Ferrari Seharga Rp4,2 Miliar

honorer kuningan ferrari
Seorang honorer di Kabupaten Kuningan dibuat kaget karena identitas dirinya dicatut untuk kepemilikan mobil sport Ferrari 458 Speciale Aperta seharga Rp4,2 miliar. Foto: Alain Class Motors - radarcirebon.id
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Seorang honorer di Kabupaten Kuningan dibuat kaget karena identitas dirinya dicatut untuk kepemilikan mobil sport Ferrari seharga Rp4,2 miliar.

Ferrari 458 Speciale Aperta tercatat dalam sistem kepemilikan kendaraan sebagai milik dari Rizal Nurdimansyah, warga Kelurahan Winduherang, Kecamatan Cigugur.

Profil Rizal Nurdimansyah tentu tidak mungkin memiliki Ferrai dengan harga Rp4,2 miliar tersebut.

Baca Juga:Perputaran Uang MBG Rp600 Miliar per Hari di Kalangan Petani, Pembudidaya dan PeternakHarga BBM Subsidi Tidak Naik sampai Akhir Tahun, Bahlil Sebut Stok Dijaga di Atas Standar Minimum

Rizal mengaku sangat terkejut saat mengetahui identitasnya tercantum sebagai pemilik satu unit Ferrari 458 Speciale Aperta dengan nilai sekitar Rp4,2 miliar. Ia menegaskan tidak pernah melakukan transaksi pembelian maupun memiliki kendaraan tersebut.

Merasa dirugikan, Rizal mendatangi Polres Kuningan untuk memberikan klarifikasi sekaligus melaporkan dugaan pencatutan identitas yang menimpa dirinya.

Ia menyatakan tidak pernah membeli mobil tersebut dan mengaku kaget ketika mengetahui namanya dipakai dalam dokumen kendaraan mewah itu.

“Saya tidak pernah membeli mobil itu. Kaget sekali saat tahu nama saya dipakai,” ujar Rizal di Mapolres Kuningan.

Menurut pengakuannya, dugaan pencatutan identitas ini mulai terendus sejak awal April 2026. Saat itu, ia menerima telepon dari seseorang yang tidak dikenal yang meminta izin untuk menggunakan KTP miliknya dalam transaksi pembelian mobil. Permintaan tersebut langsung ia tolak.

Tidak berhenti di situ, upaya serupa disebut kembali dilakukan oleh pihak lain. Kali ini, Rizal mengaku sempat ditawari uang sebesar Rp5 juta agar bersedia identitasnya dipakai. Namun, ia tetap menolak karena khawatir akan risiko hukum dan persoalan lain yang dapat muncul di kemudian hari.

Kasus ini semakin menguat setelah beredarnya dokumen faktur kendaraan yang mencantumkan nama Rizal secara lengkap sebagai pemilik mobil. Dalam dokumen tersebut, transaksi pembelian Ferrari mewah itu tercatat dilakukan pada Januari 2026 melalui distributor resmi di Jakarta. Tak hanya nama, alamat lengkap Rizal di Winduherang juga tercantum dalam dokumen itu.

Baca Juga:Bahlil Umumkan Kabar Gembira: Indonesia Dapat Pasokan Minyak dari RusiaAS – Iran Batal Damai, 5 Hal Ini Jadi Pengganjal, Salah Satunya soal Selat Hormuz

Ironisnya, data yang digunakan terbilang akurat, sehingga menimbulkan kekhawatiran adanya kebocoran atau penyalahgunaan data kependudukan.

Menanggapi laporan tersebut, pihak kepolisian membenarkan telah menerima aduan dari korban. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan adanya ketidaksesuaian pada identitas yang digunakan.

0 Komentar