RADARCIREBON.ID -Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Cirebon tahun 2026 tampil berbeda.
Tujuannya, demi efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan, maka ajang kompetisi olahraga pelajar dari jenjang SD hingga SMA/SMK tahun ini digelar serentak dalam satu rangkaian kegiatan. Pembukaan O2SN dijadwalkan berlangsung Selasa (28/6/2026).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM mengatakan, penyelenggaraan terpadu ini menjadi strategi baru agar kegiatan lebih efektif sekaligus menghadirkan kemeriahan yang lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Baca Juga:Ibu-ibu PKK Rayakan Ulang Tahun Walikota CirebonAjukan Pemanfaatan Lahan Pelindo untuk Relokasi Eks PKL Sukalila
Menurutnya, penggabungan seluruh jenjang pendidikan dalam satu pelaksanaan merupakan bagian dari langkah efisiensi tanpa mengurangi semangat kompetisi dan pembinaan atlet pelajar.
“Untuk efisiensi, kegiatan O2SN sekarang digabung lintas satuan pendidikan. Ini menjadi bagian dari target kami agar kegiatan berjalan lebih efektif, namun tetap berkualitas,” ujar Ronianto kepada Radar Cirebon, Senin (27/6/2026).
Birokrat yang akrab disapa Roni itu berharap, dengan format baru tersebut mampu mendorong raihan prestasi Kabupaten Cirebon di tingkat Provinsi Jawa Barat. Terlebih, sejumlah cabang olahraga dinilai memiliki potensi besar menjadi andalan daerah.
“Harapannya prestasi tahun ini bisa lebih baik. Ada beberapa nomor yang memang menjadi unggulan Kabupaten Cirebon untuk bersaing di tingkat provinsi,” katanya.
Ia mengungkapkan, dalam O2SN tahun ini, lima cabang olahraga akan dipertandingkan, yakni atletik, akuatik, bulutangkis, pencak silat, dan panjat tebing.
Perlombaan tersebar di sejumlah venue, di antaranya atletik di Stadion Ranggajati, bulutangkis di GOR Plumbon, pencak silat di GOR Satria Laga Watubelah, akuatik di Kolam Renang Kiki, serta panjat tebing di kawasan UMC.
Koordinator pelaksana O2SN tingkat SMA, Ahmad Abdullah Safei, menyebut jumlah peserta dari seluruh jenjang bisa mencapai sekitar 1.000 atlet.
Baca Juga:DPRD Cirebon Soroti Penataan Permukiman dan Infrastruktur DasarPengurus PGRI Ranting Cabang Khusus Resmi Dilantik
Bahkan, seluruh persiapan, telah dimatangkan panitia untuk memastikan kompetisi berjalan lancar.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan bersama ini. Mudah-mudahan lahir atlet-atlet potensial yang bisa membawa nama Kabupaten Cirebon berprestasi di tingkat lebih tinggi,” katanya.
Ia menambahkan, dengan ribuan peserta dan dukungan berbagai pihak, O2SN 2026 diharapkan bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan atlet muda berbakat sekaligus penguatan prestasi olahraga pelajar di Kabupaten Cirebon. (sam)
