LONDON – Chelsea akhirnya resmi menunjuk Xabi Alonso sebagai manajer permanen baru klub. Kehadiran mantan pelatih Bayer Leverkusen dan Real Madrid itu langsung memunculkan optimisme baru di tengah kondisi klub yang belum stabil dalam beberapa musim terakhir.
Mengutip Sports Illustrated, Alonso dalam pernyataan pertamanya sebagai pelatih Chelsea, mengungkapkan tiga fokus utama yang ingin ia bangun di Stamford Bridge, yaitu kerja keras, budaya tim yang kuat, serta meraih trofi. Tiga aspek tersebut memang terdengar sederhana, tetapi justru menjadi hal yang sulit diwujudkan secara konsisten oleh sejumlah pelatih Chelsea di era kepemilikan BlueCo.
Pengumuman kedatangan Alonso dilakukan tidak lama setelah Chelsea kalah dari Manchester City di final Piala FA saat masih ditangani pelatih interim Calum McFarlane. Sebelumnya, Liam Rosenior juga hanya bertahan selama 106 hari sebelum akhirnya kehilangan dukungan dari ruang ganti dan dipecat pada April 2026 lalu. Situasi itu semakin menunjukkan besarnya tantangan yang kini harus dihadapi Alonso di Chelsea.
Baca Juga:Hidupkan UMKM di Indramayu, Pemkab Perluas Area CFNModernisasi Pertanian di Indramayu, Sistem PM-AAS Bisa Hasilkan 10 Ton per Hektare
Dalam pernyataannya, Alonso beberapa kali menekankan pentingnya kesamaan visi di dalam klub. Hal tersebut dianggap sebagai sinyal bahwa dirinya ingin menciptakan fondasi yang lebih kukuh dibanding proyek-proyek sebelumnya di Stamford Bridge.
“Dari pembicaraan saya dengan pemilik klub dan jajaran kepemimpinan olahraga, terlihat jelas bahwa kami memiliki ambisi yang sama. Kami ingin membangun tim yang mampu bersaing secara konsisten di level tertinggi dan memperebutkan gelar,” ujar Alonso.
Pelatih asal Spanyol itu juga mengaku bangga bisa menangani salah satu klub terbesar di dunia. “Chelsea merupakan salah satu klub terbesar dalam sepak bola dunia. Saya sangat bangga mendapat kesempatan menjadi manajer klub sebesar ini,” lanjutnya.
Bagi para pendukung Chelsea, pernyataan tersebut setidaknya memberikan harapan baru bahwa klub kini memiliki sosok pelatih dengan arah dan visi jangka panjang yang jelas. Alonso diketahui menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dan akan mulai bekerja secara resmi pada 1 Juli 2026 menjelang pramusim. Namun, kontrak jangka panjang di Chelsea dalam beberapa tahun terakhir sering kali tidak menjamin stabilitas. Karena itu, meskipun datang dengan reputasi besar, tekanan terhadap Alonso tetap akan sangat tinggi.
