DPRD Cirebon Soroti Penataan Permukiman dan Infrastruktur Dasar

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Anton Maulana ST MM 
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Anton Maulana ST MM 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID -Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon menilai tata kelola kawasan perumahan dan permukiman di daerah tersebut belum berjalan optimal.

Kondisi ini dinilai perlu pembenahan serius agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon, Anton Maulana ST MM mengatakan, penataan permukiman memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan hunian yang layak, sehat, aman, dan berkelanjutan.

Baca Juga:Jalan Sehat HUT Ke-544 Cirebon, Jigus Sebut Olahraga Jalan Kaki Sudah CukupIPB Cirebon Bekali Mahasiswa Tembus ke Jepang lewat Get Ready for Japan 2026

Menurutnya, penataan tersebut juga bertujuan mengentaskan kawasan kumuh, memastikan ketersediaan infrastruktur dasar seperti air bersih, sanitasi, dan jalan, serta mencegah banjir dan menyediakan ruang terbuka publik sesuai rencana tata ruang wilayah.

“Penataan permukiman harus mampu menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengurangi risiko bencana, termasuk banjir,” ujar Anton, Minggu (26/4/2026).

Ia menambahkan, banjir yang sempat melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Cirebon diduga salah satunya dipicu oleh lemahnya tata kelola permukiman. Contohnya, pembangunan jalan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai.

Karena itu, Komisi III mendorong Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) untuk meningkatkan kinerja, terutama dalam penataan kawasan dan pembangunan infrastruktur dasar.

“Program yang dijalankan harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Anggota Komisi III, Mahmud Jawa, menekankan pentingnya hasil nyata dari setiap program pembangunan yang dijalankan.

Ia menilai, selama ini kelemahan yang kerap terjadi adalah program yang sudah dirancang dengan baik, namun dampaknya belum maksimal dirasakan masyarakat.

Baca Juga:Pengajuan Sengketa Informasi MeningkatKrisis Air Baku, PDAM Tirta Jati Cirebon Jajaki Kerja Sama Penyulingan Air Laut

“Kami ingin setiap program tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat langsung,” ujarnya.

Mahmud juga mendorong peningkatan sinergi antar perangkat daerah agar pelaksanaan program lebih efektif dan optimal.

Menanggapi hal tersebut, Kepala DPKPP Kabupaten Cirebon, Hilman Firmansyah ST menyatakan, pihaknya menyambut baik masukan dari DPRD.

Menurutnya, DPKPP terus melakukan berbagai upaya dan inovasi untuk meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur serta penataan kawasan permukiman.

“Penataan kawasan sangat penting agar manfaat pembangunan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Hilman juga berharap dukungan DPRD, baik melalui fungsi pengawasan maupun regulasi, dapat memperkuat kinerja DPKPP ke depan. (sam)

0 Komentar