Ajukan Pemanfaatan Lahan Pelindo untuk Relokasi Eks PKL Sukalila

Manager Komersial dan Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Cirebon Bombom Cepi Nugraha
PENGAJUAN: Manager Komersial dan Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Cirebon, Bombom Cepi Nugraha, memberikan keterangan terkait rencana pemanfaatan lahan untuk pusat kerajinan bagi eks PKL Sukalila, Jumat (24/4/2026). FOTO: ABDULLAH/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Koperasi Grage Sukses Mandiri mengajukan permohonan pemanfaatan lahan kosong milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 2 Cirebon di Jalan Sisingamangaraja sebagai lokasi relokasi bagi pedagang terdampak penataan Sungai Sukalila.

Pengajuan tersebut telah disampaikan sejak November 2025. Beberapa waktu lalu, Ketua Koperasi Grage Sukses Mandiri, Prabu Diaz, bersama jajaran pengurus juga mendatangi kantor Pelindo Regional 2 Cirebon untuk memaparkan rencana tersebut.

Manager Komersial dan Kepatuhan Bisnis Pelindo Regional 2 Cirebon, Bombom Cepi Nugraha, membenarkan adanya pengajuan tersebut. Ia menyebut, koperasi menyampaikan visi pengembangan kawasan tersebut menjadi pusat kerajinan (handicraft) yang representatif bagi eks pedagang Sukalila.

Baca Juga:Jalan Sehat HUT Ke-544 Cirebon, Jigus Sebut Olahraga Jalan Kaki Sudah CukupIPB Cirebon Bekali Mahasiswa Tembus ke Jepang lewat Get Ready for Japan 2026

“Mereka menyampaikan rencana besar untuk menjadikan lokasi tersebut sebagai pusat kerajinan sekaligus tempat relokasi pedagang terdampak,” ujarnya di ruang kerjanya, Jumat (24/4/2026).

Menurut Bombom, rencana tersebut mencakup sejumlah poin utama, antara lain penyediaan wadah bagi pedagang pigura dan pengrajin lainnya yang sebelumnya beraktivitas di kawasan Sungai Sukalila, pemberdayaan UMKM melalui integrasi potensi kerajinan lokal, serta optimalisasi lahan yang selama ini belum produktif.

Langkah ini diharapkan menjadi solusi bagi keberlangsungan usaha para pedagang sekaligus menambah destinasi wisata belanja kerajinan di Kota Cirebon.

Terkait hal itu, Pelindo Regional 2 Cirebon tengah menyiapkan langkah strategis untuk optimalisasi aset lahan di kawasan pelabuhan. Salah satunya dengan membuka peluang kerja sama pengembangan area komersial bersama Koperasi Grage Sukses Mandiri.

Bombom menjelaskan, pemanfaatan lahan tersebut telah sesuai dengan Peraturan Direksi dan Rencana Induk Pengembangan Pelabuhan (RIPP). Saat ini, di lokasi tersebut juga telah terdapat sejumlah unit usaha ritel, seperti ruko dan fasilitas pencucian mobil.

“Langkah selanjutnya adalah melakukan pertemuan lanjutan untuk menyusun Nota Kesepahaman atau MoU yang akan memuat kesepakatan kedua belah pihak,” katanya.

Dalam skema kerja sama yang direncanakan, Pelindo menegaskan posisinya sebagai pemilik aset yang menyewakan lahan melalui skema Hak Pengelolaan (HPL). Sementara itu, pembangunan fisik dan pengembangan infrastruktur akan menjadi tanggung jawab mitra atau investor.

Baca Juga:Pengajuan Sengketa Informasi MeningkatKrisis Air Baku, PDAM Tirta Jati Cirebon Jajaki Kerja Sama Penyulingan Air Laut

“Pelindo sebagai pemilik aset hanya menyewakan lahan. Untuk pembangunan dan pengembangan dilakukan oleh investor dengan tetap berkoordinasi dengan KSOP dan instansi terkait,” jelasnya.

0 Komentar