Pasar Sepi, PAD Pasar Palimanan Merosot

Teguh Mulyono
MEROSOT: Kabid Sarana dan Pelaku Distribusi pada Disdagin Kabupaten Cirebon, Teguh Mulyono (kiri) didampingi Analis Perdagangan, Nur Urip Wijaya menjelaskan terkait berkurangnya jumlah pedagang di Pasar Palimanan, kemarin. FOTO : SAMSUL HUDA/RADAR CIREBONs
0 Komentar

Ia menambahkan, kondisi sepi tidak merata di seluruh area pasar. Aktivitas jual beli di bagian belakang masih tergolong normal, sementara area depan dan lantai atas relatif lengang.

“Palimanan itu yang terlihat sepi di depan saja. Di belakang sebenarnya masih normal,” katanya.

Padahal, Disdagin telah menyediakan kios yang dinilai layak dan representatif. Namun, keengganan pedagang untuk menempati lokasi tertentu masih menjadi persoalan.

Baca Juga:Aseehra Batik-Trusmi Gelar Lomba Parodi Orkestra Barang BekasKomunitas Moge dan Gus Iqdam Ziarah ke Makam Sunan Gunung Jati

Untuk menarik minat masyarakat, berbagai upaya telah dilakukan. Mulai dari menggelar senam massal, kegiatan pelayanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga lomba mewarnai untuk anak-anak.

“Kita sudah coba hidupkan dengan berbagai kegiatan supaya masyarakat tahu ada aktivitas di pasar. Tapi memang hasilnya belum maksimal,” ungkapnya.

Memang, untuk mendongkrak kunjungan sempat ada permintaan dari para pedagang. Minta bisa berjualan di bawah. Diperbolehkan, sampai akhir Ramadan. Setelah berakhir, pedagang kembali diminta menempati kios di lantai atas.

Ternyata malah ditolak sebagian besar pedagang. “Setelah Ramadan, mereka enggan kembali ke atas. Ini jadi dilema bagi kami,” tandasnya. (sam)

0 Komentar