Satbinmas Polres Indramayu Ajak Masyarakat Hidupkan Kembali Satkamling

Satbinmas Polres Indramayu
AJAK UNTUK SATKAMLING: Satbinmas Polres Indramayu menyosialisasikan Satkamling kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Balongan, belum lama ini. Foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

INDRAMAYU – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Indramayu terus berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak warga untuk menghidupkan kembali Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di setiap desa.

KBO Satbinmas Polres Indramayu, IPTU Tasim mengatakan, pihaknya saat ini secara rutin turun langsung ke desa-desa untuk memberikan sosialisasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kegiatan ini tidak hanya bersifat penyuluhan, tetapi juga sebagai ajang untuk mengajak warga agar lebih aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing.

Menurut Tasim, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Oleh karena itu, keberadaan Satkamling dinilai menjadi salah satu solusi efektif untuk memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.

Baca Juga:Ini Dia Tiga Calon Kepala DPPKBP3A Kuningan: Bupati Dian Diuji Pilih yang TerbaikPWP Pertamina Patra Niaga Kilang Balongan Salurkan Bingkisan untuk ADHA di Indramayu

“Mulai dari pemerintah desa, RT, RW, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga diharapkan dapat kembali mengaktifkan Satkamling untuk menjaga wilayah masing-masing,” ujarnya, belum lama ini.

Ia menjelaskan, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mengatasi keterbatasan jumlah personel di lapangan. Berdasarkan standar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), rasio ideal antara jumlah polisi dan masyarakat adalah 1:400, yang berarti satu anggota polisi melayani 400 warga.

“Namun di Indramayu, rasio tersebut masih jauh dari ideal, yakni sekitar 1:1.650. Artinya, satu anggota polisi harus melayani hingga 1.650 warga. Kondisi ini tentu menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga keamanan secara optimal,” jelasnya.

Dengan kondisi tersebut, lanjut Tasim, diperlukan sinergi antara kepolisian dan masyarakat melalui pengamanan swakarsa. Satkamling diharapkan dapat berfungsi sebagai sabuk kamtibmas, yaitu sistem pengamanan lingkungan yang melibatkan peran aktif warga dalam menjaga keamanan di wilayahnya.

Selain menjaga keamanan, keberadaan Satkamling juga dinilai mampu mempererat hubungan sosial antarwarga. Kegiatan ronda malam, misalnya, tidak hanya berfungsi sebagai upaya pencegahan tindak kriminal, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Harapannya, Satkamling dapat kembali aktif di setiap desa sehingga masyarakat bisa lebih peduli dan berperan langsung dalam menjaga keamanan lingkungannya. Tentunya, semua itu tetap harus didukung dengan koordinasi yang baik bersama pihak kepolisian,” kata Tasim.

0 Komentar