Sasar 12 Ribu Anak: Pemkab Cirebon Gencarkan Vaksinasi Campak 

Pemkab Cirebon Gencarkan Vaksinasi Campak 
TURUN LANGSUNG: Bupati Cirebon Drs H Imron MAg turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi campak di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Jumat (8/5/2026). Foto: Deny Hamdani/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Merebaknya kasus campak di Kabupaten Cirebon mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Hingga kemarin, empat kecamatan berstatus KLB (kejadian luar biasa) campak. Sementara balita meninggal dunia dengan status positif campak dua orang.

Jumat (8/5/2026), Bupati Cirebon Drs H Imron MAg turun langsung memantau pelaksanaan vaksinasi campak di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu. Imron ingin memastikan pelaksanaan vaksinasi berjalan maksimal.

Capaian vaksinasi campak di Kabupaten Cirebon sendiri sudah mencapai 52 persen dari target yang ditetapkan. Kata Imron, saat ini terdapat empat kecamatan telah dinyatakan KLB campak. Karena itu, pihaknya terus mempercepat vaksinasi guna menekan penyebaran penyakit tersebut.

Baca Juga:Mahasiswa IKMI Cirebon Melaju ke Final NBPC 8 di LombokSapi Kurban Prabowo Hadir di Kabupaten Cirebon, Pakannya Istimewa, Dirawat sejak Masih Remaja

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Enny Suhaeni mengatakan penanganan kasus campak tidak hanya oleh dinas kesehatan. Menurut Enny, seluruh unsur di Kabupaten Cirebon harus terlibat. Mulai dari kecamatan, pemerintah desa, hingga tokoh masyarakat. “Alhamdulillah kami Dinkes tidak bekerja sendiri. Semua terlibat karena ini harus diatasi bersama. Mulai dari kecamatan, desa, hingga tokoh masyarakat,” ujarnya.

Pihaknya optimistis target vaksinasi terhadap 12 ribu balita dapat tercapai dalam waktu dekat. Dinkes juga akan melakukan sweeping ke rumah-rumah warga mulai pekan depan untuk menjangkau balita yang belum tervaksin. “Nanti kalau misalnya saat pemeriksaan balitanya sakit, itu kita akan melakukan sweeping mulai minggu depan, menyebar ke rumah-rumah,” jelasnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, hingga kemarin tercatat tiga balita meninggal dunia. Tapi dari jumlah tersebut, dua balita dinyatakan positif campak, sedangkan satu lainnya negatif. Kadinkes Enny mengimbau masyarakat untuk segera membawa anak-anak mereka mengikuti vaksinasi guna mencegah penyebaran campak semakin meluas. (*)

0 Komentar