Fatimah: Diamnya Saya Disalahartikan, Bantah Soal Dugaan Skandal Cinta dengan HSG

Bantah Soal Dugaan Skandal Cinta dengan HSG
PENJELASAN: Fatimah Azzahra ditemani ibu kandung dan kuasa hukumnya (kanan) memberikan keterangan kepada media, Minggu (10/5/2026). Ia menegaskan memberanikan diri untuk bicara karena sikap diamnya selama ini disalahartikan banyak pihak. Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon
0 Komentar

Di tempat yang sama, kuasa hukum Fatimah, Hetta Mahendrati Latumeten menyampaikan hal senada. Ia juga membantah berbagai tuduhan yang selama ini diarahkan kepada kliennya. Menurutnya, yang beredar di publik tak sepenuhnya benar. Kasus tersebut juga menyangkut ranah pribadi. “Berbagai tuduhan yang diarahkan kepada prinsipal kami tidaklah benar. Dan itu merupakan ranah pribadi,” ujar Heta kepada Radar Cirebon.

Ia menjelaskan bahwa kondisi rumah tangga kliennya dengan suaminya sudah lama mengalami masalah dan saat ini sampai mencuat ke publik. Ia menjelaskan, pada awal Januari, Fatimah telah dikembalikan kepada orang tuanya. Proses itu disaksikan langsung kedua orang tua Fatimah serta ibu dari Robi.

Hal ini, sambung Hetta, menunjukkan persoalan rumah tangganya sudah cukup serius sebelum mencuat ke publik. Hetta juga mengungkapkan, konflik rumah tangga yang berkepanjangan berdampak terhadap kondisi psikologis kliennya. Selama kurang lebih tiga tahun terakhir, Fatimah disebut menjalani perawatan dan konsultasi dengan psikiater.

Baca Juga:Status Tenaga Honorer Guru Terancam Dihapus, Kadisdik Minta Guru Honorer Tak PanikJaga Kondisi Fisik Jelang Puncak Haji, Jamaah Gelombang Dua Harus Kenakan Ihram-Sandal sejak dari Embarkasi

Meski demikian, selama ini pihaknya memilih untuk tidak memberikan pernyataan apa pun demi menjaga martabat keluarga dan melindungi kondisi psikologis anak-anak serta menghormati Robi sebagai ayah dari anak-anaknya.

Hetta pun meminta kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi. “Tidak semua luka rumah tangga layak dijadikan tontonan publik. Ada perempuan yang sedang mencoba menyelamatkan sisa hidupnya dan bangkit perlahan dari kehancuran yang pernah dialami,” tutupnya.

Seperti diketahui, dugaan skandal cinta ini mencuat ke publik setelah Kuwu Kedungjaya Satria Robi Saputra membuat laporan ke Polres Cirebon Kota, Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Cirebon, dan Partai Nasdem.

Dari laporan itu, tahapan pemeriksaan pun kini masih berlangsung, terutama di Polres Cirebon Kota dan DPRD. Para pihak bahkan telah diperiksa. Seperti HSG dan Robi. Keduanya diketahui telah diperiksa, baik di Polres Ciko maupun BK DPRD. (cep)

0 Komentar