Fatwa menjelaskan, layanan jemput bola tersebut sebelumnya juga pernah dilaksanakan pada momen tertentu, seperti saat pelaksanaan Pameran Bursa Jasa (PBJ). Saat itu, Disnaker membuka stan khusus untuk melayani pembuatan kartu AK-1 di lokasi kegiatan.
Menurutnya, strategi tersebut terbukti memberikan dampak positif bagi para pencari kerja muda. Selain menghemat waktu, alumni sekolah juga dapat mengurangi biaya transportasi karena tidak perlu datang langsung ke kantor Disnaker.
“Ini salah satu cara untuk menghemat biaya transportasi bagi mereka, sehingga kebutuhan memiliki kartu AK-1 tetap terpenuhi tanpa harus mengeluarkan biaya lebih,” tandasnya.
Baca Juga:Secangkir Kopi dari Lereng Ciremai Hadir di World of Coffee Bangkok 2026Developer Bandel Belum Serahkan PSU, DPRD Cirebon Dorong Revisi Perda
Ke depan, Disnaker Kota Cirebon berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan AK-1. Salah satunya dengan menghadirkan aplikasi yang lebih terintegrasi dan ramah pengguna guna memudahkan pencari kerja mengakses berbagai layanan ketenagakerjaan secara digital. (abd)
