Pemdes Kongsijaya Kini Punya TPS, Warga Jadi Tak Kesulitan Buang Sampaj

Pemdes Kongsijaya
RESMIKAN TPS DESA: Pemdes Kongsijaya memasang spanduk di lokasi TPS baru, kemarin. Kini, masyarakat, khususnya warga Desa Kongsijaya, dapat membuang sampah di lokasi yang telah tersedia. Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

INDRAMAYU – Pemerintah Desa (Pemdes) Kongsijaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu meresmikan tempat pembuangan sampah (TPS) desa sebagai langkah konkret dalam memfasilitasi masyarakat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan.

“Alhamdulillah, TPS yang telah kami bangun kini sudah rampung dan resmi digunakan. Masyarakat, khususnya warga Desa Kongsijaya, kini dapat membuang sampah di lokasi yang telah tersedia,” kata Kuwu Kongsijaya, Mujafarudin.

Mujafarudin menyampaikan, penanganan sampah menjadi salah satu program utama pemerintah desa. Kehadiran TPS tersebut juga menjadi jawaban atas harapan masyarakat yang menginginkan adanya tempat pembuangan sampah khusus bagi warga desa.

Baca Juga:Guru Swasta di Indramayu Mengadu ke DPRD, Minta Perhatian Pemerintah soal KesejahteraanTerkait Perubahan Susunan Perangkat Daerah, DPRD Indramayu Bentuk Pansus

“Saat ini, persoalan sampah memang menjadi sorotan. Untuk menanganinya dibutuhkan kerja sama antara pemkab, pemcam, dan pemdes. Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Indramayu terkait mekanisme pengangkutan dan pembuangannya,” ujarnya.

Selain menyediakan TPS yang lokasinya strategis di dekat jalan utama, Pemdes Kongsijaya juga melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Salah satunya melalui program Jumat Bersih (Jumsih) serta gerakan mandiri masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Dalam setiap pertemuan dengan warga, kami selalu mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai. Karena sekarang TPS sudah tersedia dan sampah akan rutin diangkut oleh DLH ke TPS Pencuk sebanyak tiga kali dalam seminggu,” kata Mujafarudin.

Sementara itu, Sekretaris Desa Kongsijaya, Wargana mengungkapkan, penanganan sampah yang menjadi salah satu program prioritas desa memiliki proses yang cukup panjang. Hal itu karena lokasi TPS sebelumnya terdampak proyek rehabilitasi saluran Sungai Cipelang sehingga harus dibongkar dan dipindahkan ke beberapa lokasi.

“Lokasi terakhir sebelumnya berada di dekat area pemakaman. Sekarang TPS sudah dibangun di lokasi baru dekat Jalan Pantura Widasari, sehingga warga bisa membuang sampah di sana dan nantinya akan rutin diangkut oleh DLH,” ujarnya. (oni)

0 Komentar