INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus mengawal pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target, Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung progres pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Barat 1 Kabupaten Indramayu yang berlokasi di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, pada Selasa (2/6/2026).
Perwakilan pelaksana proyek, Fahri, selaku Operational Manager PT Abipraya Uno KSO, menjelaskan, progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 61,60 persen. Sesuai dengan kontrak yang telah disepakati, pembangunan ditargetkan rampung pada 25 Agustus 2026.
Sejumlah bangunan utama telah menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan, di antaranya gedung serbaguna, masjid, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Baca Juga:Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya, Tinggalkan Warisan 39 Gol untuk Green ForceKabupaten Indramayu Masuk 5 Besar EPPD Nasional, Bupati Lucky Hakim Diusulkan Terima Satyalancana Karya Bhakti
Sementara itu, pembangunan gedung sekolah untuk jenjang SMP dan SMA masih terus dipercepat. Begitu pula dengan pembangunan gedung SD, asrama siswa, asrama guru, kantin, hingga lapangan sepak bola yang saat ini telah memasuki tahap penanaman rumput.
Selain memastikan pembangunan fisik berjalan sesuai jadwal, Bupati Indramayu juga memberikan perhatian khusus terhadap infrastruktur pendukung, terutama akses menuju kawasan Sekolah Rakyat.
Bupati Lucky Hakim mengatakan, salah satu fokus yang saat ini sedang dipersiapkan adalah kepastian legalitas lahan serta pengembangan akses jalan menuju lokasi sekolah, agar lebih nyaman dan mudah dilalui masyarakat.
Menurutnya, akses jalan menuju kawasan Sekolah Rakyat memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena berada di wilayah yang masih memungkinkan dilakukan penataan dan pelebaran jalan.
“Kita ingin memastikan akses menuju Sekolah Rakyat semakin baik. Ini bukan hanya untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan pendidikan ke depan,” ujar Bupati Lucky.
Selain pembangunan fisik, Pemerintah Kabupaten Indramayu juga terus berupaya memenuhi kebutuhan peserta didik Sekolah Rakyat. Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Sosial Kabupaten Indramayu, proses penjangkauan calon siswa masih terus dilakukan melalui berbagai pihak, termasuk pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Pelaksana Program Kesejahteraan Sosial Kecamatan (PKSK).
Program Sekolah Rakyat sendiri diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk dalam kategori Desil 1 dan Desil 2. Pemerintah berharap semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan program tersebut sebagai kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.
