LONDON – Sebuah catatan penalti yang dibawa kiper Paris Saint-Germain (PSG), Matvey Safonov, menjadi viral dan ramai diperbincangkan di media sosial. Catatan tersebut memperlihatkan detil persiapan yang dilakukan tim pelatih PSG dalam menganalisis kebiasaan para algojo penalti Arsenal.
Momen itu pertama kali mencuat melalui unggahan akun X @CemTYuksekdag. Dalam video yang beredar, Safonov terlihat memegang lembaran berisi informasi khusus mengenai karakteristik para penendang penalti Arsenal. Data tersebut disusun secara rinci, mulai dari pola lari saat mengambil ancang-ancang, hingga kecenderungan arah tendangan masing-masing pemain.
Salah satu nama yang tercantum dalam catatan tersebut adalah Viktor Gyokeres. Striker tersebut disebut memiliki kebiasaan berlari dengan cepat tanpa terlalu memperhatikan posisi kiper sebelum melepaskan tendangan keras ke arah gawang. Sementara itu, Bukayo Saka yang dikenal memiliki tingkat keberhasilan penalti tinggi, digambarkan memiliki pendekatan yang lebih tenang.
Baca Juga:Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya, Tinggalkan Warisan 39 Gol untuk Green ForceKabupaten Indramayu Masuk 5 Besar EPPD Nasional, Bupati Lucky Hakim Diusulkan Terima Satyalancana Karya Bhakti
Menurut catatan itu, Saka biasanya berjalan perlahan menuju bola sambil mengamati gerakan penjaga gawang. Setelah kiper menentukan arah, pemain tim nasional Inggris tersebut cenderung mengarahkan bola ke sisi berlawanan.
Viralnya catatan milik Safonov memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menilai kesuksesan sebuah tim tidak hanya ditentukan oleh performa para pemain di lapangan, tetapi juga oleh kontribusi staf dan tim pendukung yang bekerja di belakang layar.
“Se-prepare ini dan informasinya dibuat mudah, jadi kalau ada satu tim juara sudah pasti bukan berkat kinerja individu, tapi berkat kerja keseluruhan individu yang terlihat maupun tidak terlihat,” tulis akun X @seledingtekel.
Komentar tersebut mendapat banyak respons positif karena dianggap mencerminkan realitas sepak bola modern. Saat ini, analisis data, pengamatan video pertandingan, hingga pemetaan kebiasaan lawan menjadi bagian penting dalam proses persiapan tim-tim elite dunia.
Selain itu, sejumlah netizen menilai, catatan tersebut berperan penting dalam membantu PSG mengantisipasi para penendang penalti lawan. Salah satu nama yang paling banyak dibahas adalah Eberechi Eze.
“Berhasil contekannya tentang Eze yang kalau nendang penalti jogging lama, terus delay nendangnya, ditunggu sama dia sampai akhir, gak loncat dulu. Bikin Eze panik dan tertekan, jadi melebar,” tulis akun @chelseaeleven.
