Kemenag Cirebon Dorong Catin Peduli Lingkungan lewat Program Pepeling

Kementerian Agama Kabupaten Cirebon
PROGRAM PEPELING: Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, H Izzudin mendorong calon pengantin untuk peduli lingkungan melalui penanaman pohon, kemarin. Foto: KHOIRUL ANWARUDIN/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon terus mendorong kepedulian lingkungan di kalangan calon pengantin (catin) melalui program Pepeling.

Program tersebut diwujudkan dengan imbauan penanaman pohon bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan.

Kasi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cirebon, H Izzudin mengatakan, program Pepeling merupakan tindak lanjut dari program Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang bertujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak awal membangun rumah tangga.

Baca Juga:Polytama Perkuat Kolaborasi dengan Media, Tegaskan Komitmen KeberlanjutanTargetkan Profesionalisme Saksi, BSN Partai Golkar Gelar Safari dari DPD ke DPD

“Pasangan calon pengantin yang sudah mendaftar di KUA kami imbau untuk menanam pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan,” ujar H Izzudin.

Menurutnya, penanaman pohon dapat dilakukan di lingkungan rumah maupun di tempat umum seperti masjid, musala, madrasah, dan fasilitas sosial lainnya.

Jenis pohon yang ditanam pun tidak dibatasi. Calon pengantin diberikan kebebasan menyesuaikan dengan kondisi lingkungan di wilayah masing-masing.

“Pohonnya bebas, bisa pohon buah atau tanaman lainnya yang bermanfaat. Yang penting ada kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut, dijelaskan Izzudin, kegiatan penanaman pohon tersebut biasanya didokumentasikan sebagai bukti partisipasi calon pengantin dalam program Pepeling sebelum melangsungkan akad nikah.

Menurut H Izzudin, program tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kelestarian alam, tetapi juga membangun kesadaran sosial dan tanggung jawab pasangan pengantin terhadap lingkungan sekitar.

“Harapannya, calon pengantin tidak hanya siap membangun keluarga sakinah, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan lingkungan sejak awal pernikahan,” pungkasnya. (awr)

0 Komentar