Fatayat NU Punya Tanggung Jawab Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan

Wakil Walikota Siti Farida
HARLAH FATAYAT NU: Wakil Walikota Siti Farida menghadiri puncak peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU Kota Cirebon, Sabtu (9/5), di Gedung NU Kota Cirebon. FOTO: IST/RADAR CIREBONc
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Wakil Walikota Cirebon Hj Siti Farida Rosmawati SPdI menegaskan Fatayat NU memiliki peran penting dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Cirebon.

Menurut dia, Fatayat NU perlu terus mengedukasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, mengenai hak anak dan hak perempuan dalam kehidupan sehari-hari.

Hal itu disampaikan Siti Farida saat menghadiri puncak peringatan Harlah ke-76 Fatayat NU Kota Cirebon yang dirangkaikan dengan istighosah dan khotmil Quran, di Gedung NU Kota Cirebon.

Baca Juga:Genjot Sertifikasi Halal UMKMPenanganan Rumah Ambruk Lamban dan Tidak Tuntas

“Fatayat NU punya tanggung jawab dalam mencegah kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Cirebon,” ujar Wakil Walikota.

Siti Farida mengatakan, Fatayat NU merupakan mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Kota Layak Anak.

Menurutnya, pemerintah daerah memang memiliki regulasi dan layanan perlindungan, namun Fatayat NU mempunyai jaringan kader hingga tingkat akar rumput.

“Kolaborasi inilah yang kami butuhkan untuk memastikan tidak ada perempuan dan anak yang luput dari perlindungan,” katanya.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kota Cirebon, Nur Akhadah SPdI MPd menegaskan, Fatayat NU memiliki komitmen kuat dalam merespons situasi darurat kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Perempuan yang akrab disapa Nura itu mengatakan, Fatayat NU tidak boleh tinggal diam dan harus terus membekali kader agar mampu mendeteksi, mencegah, serta mendampingi kasus kekerasan di lingkungannya.

“Ini bentuk kepedulian nyata Fatayat NU terhadap isu yang mengancam masa depan generasi,” tegasnya.

Baca Juga:Ajak Anak Membuat dan Menghias Cupcake, TK Baitul Makmur Cirebon Menggelar Kegiatan outing ClassPeduli untuk Donor Darah, BEM IPB Cirebon Gelar Red Heroes Day

Nura menjelaskan, Harlah ke-76 Fatayat NU tahun 2026 mengusung tema “Berdaya, Berdampak, Mendunia” sebagai momentum meningkatkan kapasitas, solidaritas, serta meneguhkan peran perempuan dalam merawat nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.

Rangkaian kegiatan meliputi pengajian rutin, workshop, istighotsah, dan khotmil Quran yang diikuti pengurus PAC hingga PC Fatayat NU Kota Cirebon.

“Kami ingin menjadikan Fatayat NU sebagai ruang belajar dan berjuang yang modern, namun tetap berakar pada tradisi,” tandasnya.

Menurut Nura, peringatan harlah tersebut juga menjadi ajakan bagi seluruh kader Fatayat NU untuk terus bergerak menjadi inspirasi, khususnya dalam isu kesehatan ibu dan anak, literasi digital, serta pendampingan perempuan.

0 Komentar