Kuatnya Nilai Tukar Uang Asing Terhadap Rupiah, PMI Justru Untung Banyak

 PMI Justru Untung Banyak
MALAH UNTUNG: Anah, PMI asal Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu. Anah bekerja di Hongkong dan kini tengah cuti. Gajinya naik jika dikonversi ke rupiah, dari sekitar Rp9 juta menjadi Rp11 juta. Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu
0 Komentar

Oleh karena itu, pihaknya mendorong pemerintah pusat untuk menghadirkan berbagai stimulus ekonomi. Seperti relaksasi pajak dan bantuan subsidi bagi pekerja. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan industri dan melindungi lapangan kerja.

“Kami berharap jangan sampai terjadi PHK masal. Jika banyak pekerja kehilangan pekerjaan, dampaknya akan sangat luas terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat dan meningkatnya angka kriminalitas,” ungkapnya.

Selain itu, tambah, Novi, ketika terjadi kenaikan harga bahan bakar, kondisi akan berdampak pada biaya produksi juga “Ini menjadi tantangan yang perlu diantisipasi agar tidak semakin membebani sektor industri dan tenaga kerja di daerah,” tandasnya. (oni/sam)

0 Komentar