RADARCIREBON.ID – Kebersamaan Bruno Moreira dengan Persebaya Surabaya resmi berakhir setelah empat musim memperkuat Green Force, winger asal Brasil tersebut memutuskan untuk melanjutkan kariernya di tempat lain.
Selama berseragam Persebaya, Bruno meninggalkan jejak yang sulit dilupakan. Ia mencatatkan lebih dari 10 ribu menit bermain, menyumbangkan 39 gol dan 18 assist, serta menjadi salah satu pemain asing paling berpengaruh dalam perjalanan klub beberapa musim terakhir. Kiprahnya di Stadion Gelora Bung Tomo juga meninggalkan kesan mendalam bagi Bonek dan Bonita yang setia mendukungnya.
Keputusan Bruno Moreira untuk berpisah dengan Persebaya bukan dilatarbelakangi persoalan kontrak maupun hubungan dengan manajemen klub. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemain berusia 27 tahun itu ingin melanjutkan karier sepak bolanya di luar Indonesia.
Baca Juga:Relawan Literasi Indramayu Siap Dukung Program Relima 2026 Menuju Generasi Emas 2045Perkuat Tata Kelola Data Digital di Kecamatan
Persebaya sebenarnya telah berupaya mempertahankan sang kapten dengan menawarkan kontrak yang lebih baik dibandingkan sebelumnya. Namun, keinginan untuk mencari pengalaman baru di kompetisi luar negeri menjadi faktor utama yang membuat Bruno memilih hengkang.
Setelah tampil konsisten sebagai salah satu pemain asing terbaik di Super League dalam beberapa musim terakhir, Bruno merasa saatnya telah tiba untuk menghadapi tantangan baru di lingkungan kompetisi yang berbeda.
Keputusan tersebut sekaligus menutup perjalanan yang dimulai sejak musim 2021/2022. Dalam kurun waktu itu, Bruno berkembang menjadi salah satu ikon klub sekaligus sosok yang sangat dicintai para pendukung Green Force.
Selain keinginan berkarier di luar negeri, Bruno juga memiliki target yang belum bisa diwujudkan bersama Persebaya, yakni tampil di kompetisi ACL Elite, turnamen antarklub paling bergengsi di Asia.
Saat ini belum ada klub Indonesia yang berpartisipasi di kompetisi tersebut. Karena itu, peluang untuk bermain di ACL Elite hanya dapat diraih jika dirinya bergabung dengan klub luar negeri yang memiliki tiket tampil di ajang tersebut.
Kesempatan bermain melawan klub-klub elite Asia menjadi salah satu pertimbangan terbesar dalam menentukan langkah karier berikutnya. Bagi Bruno, tampil di panggung tertinggi sepak bola Asia merupakan tantangan yang sangat menarik dan sulit untuk dilewatkan.
