RADARCIREBON.ID – Komite seleksi pendaftaran siswa baru tingkat SMA memasuki fase krusial pada awal pekan ini. Peladen pusat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dijadwalkan merilis hasil kelulusan jalur Sekolah Maung secara serentak, Senin hari ini, 8, Juni 2026.
Pengumuman elektronik tersebut akan membuka tabir kepastian nasib ratusan pelamar yang memperebutkan kursi di sekolah predikat khusus tersebut. Otoritas pendidikan menetapkan rilis data kelulusan akan dibuka secara daring tepat pukul 10.00 WIB.
Masyarakat dapat mengakses langsung hasil pemeringkatan melalui gawai masing-masing tanpa perlu mendatangi sekolah tujuan. Langkah digitalisasi penuh ini diambil untuk menjaga kondusivitas dan transparansi hasil seleksi di tingkat daerah.
Baca Juga:Hadapi El Nino, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono Tegaskan Stok Beras AmanPerwosi Gelar Senam Berhadiah, Diisi GPM hingga Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Wakasek Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Palimanan Rohullah Ali MPd mengatakan pengumuman hasil seleksi Sekolah Maung pada pukul 10.00 WIB. Namun, tidak menutup kemungkinan hasil seleksi sudah dapat diakses peserta sebelum tengah hari. “Pengumuman hasil akhir seleksi Sekolah Maung dijadwalkan 8 Juni 2026 pukul 10.00 WIB secara daring melalui akun peserta,” ujar Ali saat dikonfirmasi Radar Cirebon, kemarin.
Pengumuman menjadi momen yang ditunggu peserta. Pasalnya, tahun ini persaingan masuk Sekolah Maung cukup ketat. Menurutnya, di SMAN 1 Palimanan, dari total 707 pendaftar, hanya tersedia 384 kursi yang tersebar dalam 12 rombongan belajar dengan kapasitas masing-masing 32 siswa.
Menjelang pengumuman, proses seleksi Sekolah Maung sempat diwarnai kekecewaan sejumlah orang tua calon peserta didik. Mereka mempertanyakan sistem penilaian dan perubahan posisi peringkat yang terjadi selama masa verifikasi data.
Keluhan muncul setelah sejumlah peserta yang sebelumnya berada pada posisi tertentu dalam klasemen sementara mengalami perubahan peringkat. Sebagian orang tua mengaku kesulitan memahami komponen penilaian yang digunakan sistem, terutama terkait skor prestasi dan nilai akademik yang ditampilkan selama proses seleksi berlangsung.
Menurut Ali, perubahan skor yang terlihat selama proses seleksi bukan merupakan pemotongan nilai, melainkan bagian dari proses sinkronisasi dan verifikasi data agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Skor yang tampil selama proses seleksi, lanjutnya masih bersifat sementara.
Sistem akan melakukan pemeriksaan ulang terhadap dokumen yang diunggah peserta untuk memastikan kesesuaian kategori prestasi dengan petunjuk teknis SPMB Sekolah Maung. “Sebagaimana disampaikan oleh Disdik Jawa Barat, perubahan angka yang terlihat bukan pemotongan nilai, melainkan penyesuaian berdasarkan kategori prestasi yang sesuai dengan regulasi,” jelasnya.
