Pergeseran waktu ini juga berimbas pada jadwal pelaksanaan uji kompetensi bagi jalur prestasi non-akademik yang kini digeser ke tanggal 10 Juni 2026. Rapat pleno penetapan hasil seleksi oleh dewan guru dan kepala sekolah pun ikut mundur ke tanggal 11 Juni 2026.
Kendati demikian, Disdik Jabar memastikan bahwa dua agenda pemungkas, yakni koordinasi kepala sekolah dengan Kepala Cabang Dinas (KCD) pada 11 Juni serta pengumuman final hasil pemetaan pada 12 Juni 2026, statusnya dinyatakan tetap dan tidak mengalami perubahan.
Sebagai tindak lanjut dari terbitnya nota dinas darurat tersebut, manajemen birokrasi di tingkat wilayah langsung diinstruksikan untuk bergerak cepat melakukan koordinasi sektoral. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I sampai dengan XIII diminta segera menyebarkan maklumat penyesuaian jadwal ini ke seluruh SMA dan SMK di wilayah kerja masing-masing.
Baca Juga:Tradisi Buka Sirap Masjid Keramat Buyut Trusmi Dipadati Warga, 5.000 Porsi Nasi DibagikanRDP Pemkab Cirebon Bahas Persoalan Terkait Tenaga Honorer Hingga Belanja Pegawai Berpotensi Direlaksasi
Penyampaian informasi ke satuan pendidikan wajib dilakukan melalui surat resmi yang ditandatangani langsung oleh masing-masing Kepala KCD. Langkah cepat ini diambil guna mencegah terjadinya kesimpangsiuran informasi di loket pelayanan sekolah, mengingat beberapa sekolah favorit di Kota Cirebon sebelumnya sempat dipadati oleh wali murid yang panik akibat mengira peladen pendaftaran telah ditutup secara permanen. (ade)
