RADARCIREBON.ID – Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon (UINSSC) kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui partisipasi dalam Seminar Antarabangsa Pengajian Islam Moden dan Klasik Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS) di Kedah, Malaysia.
Dalam forum akademik internasional tersebut, Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin dan Adab UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Dr Naeila Rifatil Muna, hadir mewakili UINSSC sekaligus menyampaikan sambutan pada sesi pembukaan konferensi.
Kegiatan tersebut dihadiri akademisi, peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia.
Baca Juga:Apoteker Usulkan SIP Tiga Lokasi, Bupati Cirebon: Jika Sesuai Aturan Silakan DiprosesTagih Janji soal Sampah, Kembali Meluber di TPS, Warga PCL Protes Pemda hingga DPRD
Dalam sambutannya, Dr Naeila menegaskan pentingnya penguatan kerja sama akademik lintas negara untuk mengembangkan studi Islam Nusantara yang mampu menjembatani khazanah keilmuan klasik dengan tantangan masyarakat modern.
Menurutnya, kolaborasi internasional menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kualitas riset, publikasi ilmiah, serta pertukaran gagasan untuk menjawab dinamika global yang terus berkembang.
“Forum akademik internasional seperti ini menjadi ruang yang sangat penting untuk mempertemukan berbagai perspektif keilmuan, memperkuat jejaring kolaborasi, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pengembangan studi Islam yang moderat, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Konferensi tersebut mengusung tema pengembangan kajian Islam modern dan klasik Nusantara sebagai upaya memperkuat identitas keilmuan Islam di kawasan Asia Tenggara.
Berbagai hasil penelitian dipresentasikan dalam forum tersebut, meliputi bidang pendidikan Islam, bahasa Arab, tasawuf, pemikiran Islam, ekonomi syariah, hingga studi sosial-keagamaan kontemporer.
Keikutsertaan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas jejaring akademik global sekaligus meningkatkan reputasi internasional kampus melalui penguatan kerja sama riset, publikasi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan Islam.
Pihak UniSHAMS Malaysia menyambut baik partisipasi akademisi dari Indonesia dan berharap kerja sama antarperguruan tinggi dapat terus ditingkatkan melalui program penelitian bersama, pertukaran dosen dan mahasiswa, serta penyelenggaraan konferensi internasional secara berkelanjutan.
Baca Juga:Pelepasan Siswa Kelompok B RA Tahfidz Quran Attaqwa UNU Cirebon Gelar Wisuda Ke-VII, 368 Lulusan Resmi Sandang Sarjana
Partisipasi UINSSC dalam forum tersebut juga menegaskan peran kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban Islam yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus tetap berakar pada nilai-nilai keislaman dan kearifan Nusantara. (abd)
