RADARCIREBON.ID – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026 memasuki hari ke-53. Proses pemulangan jamaah haji Indonesia dari Arab Saudi terus berlangsung secara bertahap dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan kualitas layanan bagi seluruh jamaah.
Jubir Kemenhaj Ichsan Marsha mengatakan hingga hari ke-11 masa pemulangan, proses kepulangan jamaah berjalan sesuai rencana. “Alhamdulillah pemulangan jamaah haji Indonesia terus berlangsung dengan lancar. Hingga saat ini sebanyak 187 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui Bandara Jeddah dengan jumlah 72.825 jamaah dan 747 petugas. Dengan demikian, total yang telah dipulangkan mencapai 73.572 orang,” ujar Ichsan di Makkah.
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut sebanyak 176 kloter telah tiba di Indonesia dengan total 68.686 jamaah dan 702 petugas. Dengan demikian, jumlah kedatangan di Tanah Air hingga saat ini mencapai 69.388 orang. Selain itu, proses pergerakan jamaah Gelombang II dari Makkah menuju Madinah juga terus berlangsung.
Baca Juga:Verifikasi Dilakukan Secara Terbuka, Ortu Bisa Pantau Langsung Pendaftaran di SMAN 3 CirebonDiumumkan Secara Daring, DPP Tetapkan Siti Farida Rosmawati Ketua DPC PKB Kota Cirebon
Hingga kemarin, sebanyak 88 kloter dengan jumlah 33.820 jamaah dan 352 petugas telah diberangkatkan menuju Madinah, atau total sebanyak 34.172 orang. Sementara itu, jamaah haji khusus yang telah kembali ke Indonesia sampai dengan hari ini tercatat sebanyak 15.802 orang, terdiri atas 15.066 jamaah dan 736 petugas.
Menurut Ichsan, keberhasilan penyelenggaraan haji tak hanya diukur dari lancarnya pelaksanaan ibadah dan operasional pemulangan jamaah, tetapi juga dari nilai-nilai kemabruran yang terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Haji merupakan perjalanan spiritual yang diharapkan melahirkan perubahan diri yang nyata. Karena itu, kemabruran haji harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, kepedulian terhadap sesama, semangat gotong royong, serta kontribusi positif bagi lingkungan. Dari sinilah lahir sukses peradaban yang menjadi salah satu cita-cita besar penyelenggaraan haji Indonesia,” ujar Ichsan.
Ia juga kembali mengingatkan seluruh jamaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin. Air zamzam akan dibagikan kepada jamaah melalui debarkasi setibanya di Indonesia sesuai mekanisme yang telah ditetapkan. “Air zamzam yang menjadi hak jamaah telah disiapkan dan akan diterima setibanya di Tanah Air. Karena itu kami mengimbau seluruh jemaah untuk tidak menyimpan air zamzam di dalam koper guna menghindari kendala dalam proses pemeriksaan dan penerbangan,” tegasnya.
