Langkah itu membuka peluang lebih besar bagi penanganan kawasan pesisir Ambulu. Beberapa waktu lalu, tim lintas kementerian yang terdiri dari Kemenko Infrastruktur, Kemenko Perekonomian, Kementerian PUPR, Bappenas, dan BOPPUJ melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
Dalam pembahasan yang berkembang, kawasan Pesisir Ambulu disebut masuk dalam kajian program Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa yang dirancang untuk melindungi wilayah Pantai Utara Jawa dari ancaman abrasi dan banjir rob.
Bagi masyarakat setempat, masuknya Ambulu dalam kajian program tersebut menjadi harapan baru setelah bertahun-tahun menghadapi kerusakan pesisir akibat naiknya muka air laut.
Baca Juga:KPw BI Cirebon Buka Lomba Cerpen, 30 Karya Terbaik akan DibukukanKe Mana Satpol PP dan Dishub? Trotoar CSB sudah Dipagar, Parkir Liar di Badan Jalan MarakĀ
Meski demikian, realisasi proyek perlindungan skala besar itu masih memerlukan berbagai tahapan, mulai dari kajian teknis, lingkungan hingga sosial sebelum pembangunan dapat dilaksanakan.
Sunaji berharap, pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan penanganan jangka pendek selama proses perencanaan berlangsung.
Pasalnya, ancaman abrasi dan banjir rob masih terus dirasakan warga setiap musim pasang tiba.
“Kami berharap ada solusi permanen yang benar-benar mampu melindungi masyarakat pesisir dari ancaman rob dan abrasi,” pungkasnya. (den)
