Hari Kedua Kebakaran TPSA Ciniru Kuningan, BPBD Jabar Perkuat Penanganan

Ist 
MELUAS: Kebakaran TPSA Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, memasuki hari kedua api meluas mulai mengancam kawasan perkebunan warga, Kamis (13/8/2026). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Kebakaran di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, terus ditangani secara intensif hingga memasuki hari kedua.

Kobaran api yang meluas hingga sekitar tiga hektare mulai mengancam lahan perkebunan warga sehingga penanganan diperkuat dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berbagai unsur dikerahkan untuk mengendalikan api agar tidak semakin meluas. BPBD Kuningan bersama TNI, Polri, Damkar, Yonif TP 839/Satria Abyakta, serta unsur terkait lainnya terus melakukan pemadaman dan pengendalian di lokasi.

Baca Juga:Kebakaran Hebat di TPSA Ciniru, Gunakan Sistem Sekat Bakar Cegah MeluasBupati Kuningan Minta Kebakaran TPSA Ciniru Harus Diusut

Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, mengatakan tim kembali menggelar apel persiapan sebelum melanjutkan operasi penanganan. Apel dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, peralatan, pembagian tugas, serta koordinasi antarunsur di lapangan.

“Apel menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh personel dan peralatan siap. Sehingga penanganan dapat berjalan aman, efektif dan terarah,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kuningan juga telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat untuk memperkuat dukungan penanganan kebakaran. Langkah tersebut dilakukan mengingat kondisi api yang semakin meluas dan berpotensi menjalar ke area perkebunan milik masyarakat.

Bupati Kuningan, Dr H Dian Rachmat Yanuar, yang memantau langsung proses pemadaman, mengatakan luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai sekitar tiga hektare.

Menurut Dian, kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus bergerak cepat untuk mencegah api merambah ke lahan perkebunan warga yang berada di sekitar TPSA.

“Apinya semakin meluas, diperkirakan berhektare-hektare. Saya sudah koordinasi, langkah-langkah pertamanya adalah melakukan sekat bakar supaya tidak merambah ke perkebunan milik warga,” katanya.

Selain melakukan pemadaman, Pemkab Kuningan menyiapkan sejumlah langkah pendukung untuk memastikan operasi penanggulangan berjalan optimal. Salah satunya dengan mendirikan pos gabungan terpadu di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga:Bupati Kuningan Peringatkan ASN Jauhi Judi OnlineRumah dan Usaha Fotokopi di Tajur Buntu Pancalang Kebakaran, Pemilik Rugi Ratusan Juta Rupiah

Pos kesehatan juga disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan petugas maupun masyarakat yang terdampak asap. Pemerintah daerah turut menyiapkan dapur lapangan atau dumlap untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para personel yang terlibat dalam operasi.

“Kedua, mendirikan pos gabungan terpadu untuk penanggulangan kebakaran ini, termasuk pos kesehatan juga. Kita juga membuat dumlap (dapur lapangan) untuk para petugas yang memang dari pagi belum istirahat,” ujar Dian.

0 Komentar