RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan di wilayah timur.
Saat ini, proyek rehabilitasi ruas Jalan Kertawana. Simpang Cihirup di Kecamatan Kalimanggis tengah memasuki tahap penghamparan hotmix, sehingga masyarakat di kawasan Kertawana, Wanasaraya hingga Cihirup segera dapat menikmati akses transportasi yang lebih aman dan nyaman.
Proyek dengan nilai kontrak mencapai Rp5,04 miliar tersebut saat ini memasuki tahap penghamparan hotmix. Pekerjaan dilaksanakan oleh CV Patok Alam Sejati sebagai kontraktor pelaksana yang memenangkan proses tender.
Baca Juga:Kuningan Bidik Prestasi di Porsenitas, Turunkan Kontingen pada 14 CaborDisdikbud Kuningan Evaluasi Layanan Pendidikan Melalui Forum Konsultasi Publik
Sejumlah alat berat diterjunkan untuk mempercepat pengerjaan. Jika tidak ada kendala, proses pengaspalan akan selesai dalam beberapa hari ke depan dan dilanjutkan dengan pemasangan marka jalan.
Sub koordinator Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUTR Kabupaten Kuningan, Budi Heryadi, mengatakan bahwa perbaikan jalan ini merupakan kelanjutan dari program peningkatan infrastruktur yang telah dilakukan pada tahun sebelumnya.
Menurutnya, penanganan tahun ini difokuskan pada ruas sepanjang sekitar dua kilometer yang dinilai membutuhkan perbaikan prioritas.
“Segmen yang ditangani adalah Kertawana–Simpang Cihirup dengan anggaran DAK Penugasan sebesar Rp5,04 miliar. Tidak seluruh ruas diperbaiki, hanya sekitar dua kilometer yang menjadi fokus penanganan tahun ini,” ujar Budi,.
Ia menjelaskan, ketebalan lapisan hotmix disesuaikan dengan tingkat kerusakan jalan di setiap titik. Pada beberapa bagian, lapisan aspal mencapai ketebalan hingga 10 sentimeter, sementara di lokasi lain lebih tipis karena kondisi jalan masih relatif baik.
Meski berbeda ketebalan, kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian utama agar jalan memiliki daya tahan yang optimal dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.
Budi juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kondisi jalan yang telah diperbaiki. Salah satunya dengan menjaga kebersihan saluran drainase agar air tidak menggenang di badan jalan serta menghindari tindakan yang dapat merusak lapisan aspal.
Baca Juga:Seren Taun di Kuningan, Menjaga Warisan Leluhur dan Merawat Kearifan Lokal di Tengah Arus ZamanOperasi Patuh Lodaya Ditunda, Polantas Kuningan Tetap Gencar Edukasi Simpatik
Pada tahun 2026, Kabupaten Kuningan memperoleh alokasi DAK Penugasan lebih dari Rp29 miliar dari pemerintah pusat. Dana tersebut difokuskan untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan kabupaten yang selama ini mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan menyeluruh.
