Digitalisasi Aset hingga Sekolah Unggulan Jadi Fokus Pendidikan Kuningan

Ist 
DIGITALISASI: Kepala Disdikbud Kuningan Dr Carlan, menegaskan tahun 2026 menjadi momentum percepatan transformasi pendidikan. 
0 Komentar

“Kepala sekolah adalah kunci utama dalam peningkatan mutu pendidikan. Karena itu, akselerasi pengangkatan kepala sekolah definitif menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepemimpinan di setiap satuan pendidikan,”tegasnya.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 387 kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan telah dilantik. Sementara itu, pelantikan kepala sekolah definitif Gelombang IV dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni 2026.

Program strategis lainnya adalah pengembangan sekolah unggulan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menekankan pembentukan karakter, budaya mutu, inovasi pembelajaran, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga:Kejaksaan Pelototi Penerima MBG di Kuningan, 390 Ribu Penerima Manfaat Jadi PrioritasKunci Bersama Dorong Percepatan Infrastruktur untuk Tingkatkan Ekonomi Kawasan

“Pengembangan sekolah unggulan tidak hanya soal akademik, tetapi juga pembentukan karakter, budaya mutu, inovasi pembelajaran, serta kepedulian terhadap lingkungan,”ungkapnya.

Sebagai bagian dari program tersebut, Disdikbud Kabupaten Kuningan telah menetapkan enam sekolah rintisan unggulan. Salah satunya adalah TK Negeri Pembina Ciloa yang dinilai berhasil mengembangkan program 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) serta menorehkan berbagai prestasi di tingkat kabupaten.

Keberhasilan tersebut, menurut Carlan, menjadi bukti bahwa inovasi yang lahir dari satuan pendidikan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

“Ini menunjukkan bahwa inovasi di tingkat satuan pendidikan dapat memberikan dampak yang nyata,”pungkasnya. (ags)

0 Komentar