Di Balik Angka Stunting, Ada Mimpi Anak-anak Kuningan yang Harus Dijaga

Ist 
KOLABORASI: Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana mengajak seluruh elemen masyarakat berpartisipasi dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Masa depan sebuah daerah ditentukan oleh kualitas generasi mudanya. Karena itu, upaya mencegah stunting tidak sekadar menyangkut pemenuhan gizi anak, tetapi juga menjadi investasi penting untuk melahirkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan mampu bersaing di masa depan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan U Kusmana SSos MSi., menegaskan bahwa stunting bukan hanya persoalan kurangnya asupan gizi. Menurutnya, kondisi tersebut juga dipengaruhi berbagai faktor lain, mulai dari kemiskinan, pola asuh, sanitasi yang belum memadai, hingga keterbatasan akses terhadap air bersih.

Karena itu, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan banyak pihak dan tidak bisa hanya dibebankan kepada sektor kesehatan semata.

Baca Juga:Prestasi WTP, Gerindra Kuningan Tekankan APBD Berdampak Kepentingan RakyatSatpol PP Kuningan Raih Penghargaan Terbaik Pemberantasan Rokok Ilegal Tingkat Jawa Barat

“Anak-anak hari ini adalah wajah Kabupaten Kuningan di masa depan. Ketika kita mampu melindungi mereka dari stunting, sesungguhnya kita sedang menjaga masa depan daerah dan bangsa,” ungkapnya.

Melalui Gerakan GENTING, Pemerintah Kabupaten Kuningan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam upaya pencegahan stunting. Sasaran gerakan ini meliputi Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, BUMD, dunia usaha, perbankan, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum.

Bentuk kepedulian tersebut diwujudkan dengan menjadi orang tua asuh bagi anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Dukungan yang diberikan dapat berupa bantuan pemenuhan kebutuhan gizi, pendampingan tumbuh kembang anak bersama kader Posyandu, hingga bantuan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah dan para camat memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dengan mengacu pada data by name by address. Langkah tersebut penting agar intervensi yang diberikan benar-benar menyentuh keluarga yang membutuhkan.

Selain itu, dunia usaha juga didorong untuk meningkatkan kontribusinya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR). Peran sektor swasta dinilai sangat penting dalam memperkuat upaya pemerintah mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Kuningan.

Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan bukan sekadar memenuhi kebutuhan hari ini, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk melahirkan generasi yang lebih sehat, cerdas, produktif, dan berdaya saing.

Pemerintah Kabupaten Kuningan optimistis target penurunan stunting dapat terus dipercepat melalui kolaborasi dan kepedulian bersama. Sebab, keberhasilan mencegah stunting bukan hanya tentang menurunkan angka statistik, melainkan memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita dan masa depan yang lebih baik. (ags)

0 Komentar