Dengan adanya klarifikasi ini, Ramanda berharap masyarakat memahami bahwa komentar tersebut bukanlah sikap resmi Nana Kencanawati sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon. Klarifikasi juga menjadi bentuk tanggung jawab moral agar kepercayaan publik tidak terkikis oleh kesalahpahaman.
Pihak keluarga menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kegaduhan yang terjadi. “Kami mohon maaf kepada seluruh masyarakat Cirebon dan publik luas atas keteledoran ini. Kami berkomitmen untuk lebih berhati-hati ke depan agar tidak ada lagi kesalahpahaman yang mencederai kepercayaan publik,” pungkasnya. (sam)
