Di Balik Penyerahan Diri Taufik Hidayat, Buronan Kasus Penyekapan Terhadap Perempuan

Di Balik Penyerahan Diri Taufik Hidayat
VIRAL: Dadang Ahyar Ismail menceritakan proses Taufik Hidayat alias Opik menyerahkan diri. Kanan, Taufik Hidayat saat dibawa tim Polda Jabar pada Selasa malam (23/6/2026). Agni Ilman-Istimewa/Jabar Ekspres
0 Komentar

Dadang menuturkan, Opik pernah bercerita bahwa korban sempat bekerja di sebuah perusahaan makanan dan memiliki keterbatasan penglihatan akibat kondisi mata minus yang cukup berat. Karena kondisi tersebut, korban disebut berhenti bekerja dan tinggal bersama Opik.

“Menurut cerita Opik, satu mata korban sudah tidak bisa melihat dan satu lagi masih bisa melihat tapi kurang jelas. Akhirnya dia berhenti kerja dan tinggal bersama Opik,” katanya.

Opik juga pernah mengaku kepada Dadang bahwa hubungan mereka semakin serius hingga memutuskan tinggal satu rumah. Saat pemilik kontrakan mempertanyakan status hubungan keduanya, mereka disebut memilih menikah secara siri. “Dia pernah bilang ke saya kalau akhirnya menikah siri. Bahkan katanya biaya nikah sirinya Rp300 ribu dan dokumennya ada di Garut,” ujar Dadang.

Baca Juga:Skotlandia vs Brasil Piala Dunia 2026, Deja vu 30 Tahun LaluKini Fokus Layanan di Madinah, Pendorongan Jamaah Haji dari Makkah Berakhir

Ia menambahkan, berdasarkan cerita yang diterimanya, keluarga kedua belah pihak disebut mengetahui hubungan tersebut. Bahkan orang tua mereka dikabarkan sempat mendorong agar pernikahan itu dicatat secara resmi. “Katanya orang tua korban tahu, orang tua Opik juga tahu. Mereka bahkan sempat menyarankan supaya menikah resmi,” katanya.

Meski mengetahui sebagian cerita hubungan keduanya, Dadang menegaskan seluruh informasi tersebut hanya berdasarkan pengakuan yang pernah disampaikan Opik kepadanya. Ia mengaku tidak mengetahui secara langsung kondisi sebenarnya maupun dugaan penyekapan yang kini tengah diusut kepolisian.

Seperti diketahui, Opik menyerahkan diri saat berada di Majalaya, Kabupaten Bandung, tepatnya di kawasan Perumahan Griya Pesona, Selasa, 23 Juni 2026. Dari sesi jumpa pers, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan Opik sempat melarikan diri hingga wilayah Tangerang.

“Kisah pelariannya tadi sempat diceritakan, yang bersangkutan sempat berpindah ke Tangerang. Merasa bahwa Tangerang itu tempat yang aman, tapi di sana juga bingung, dan merasa tidak aman, kembali lagi ke Jawa Barat,” kata Irjen Rudi di Mapolda Jabar, Selasa malam (23/6/2026).

Rudi mengatakan, selama pelariannya juga Opik merasa takut serta curiga terhadap semua orang. “Akhirnya sampailah di Majalaya. Berdasarkan pengakuan, rumah di Griya Pesona, itu rumah kerabatnya. Dia meyakini bahwa itu tempat yang aman menurut yang bersangkutan. Tetapi kita sudah melacaknya,” ucapnya

0 Komentar