RADARCIREBON.ID – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Kuningan menggelar bakti kesehatan berupa layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah masal. Kegiatan yang melibatkan masyarakat serta personel kepolisian itu menjadi wujud kepedulian Polri terhadap kesehatan warga sekaligus upaya memperkuat pelayanan kemanusiaan di tengah masyarakat.
Bakti kesehatan dipusatkan di Aula WSP Mapolres Kuningan dan merupakan bagian dari program nasional Polri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan tersebut dibuka secara virtual oleh Kapolri bersama Menteri Kesehatan Republik Indonesia, kemudian diikuti seluruh jajaran polda dan polres, termasuk Polres Kuningan.
Kapolres Kuningan AKBP M Ali Akbar, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Menurutnya, bakti kesehatan tidak hanya menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, tetapi juga bagian dari implementasi Polri Presisi yang berorientasi pada pelayanan publik.
Baca Juga:Kuningan Terima Rp10,8 Miliar dari Program Inpres Jalan DaerahGen Z Jadi Sasaran Empuk Radikalisme di Media Sosial, Diskominfo Kuningan Angkat Alarm
“Melalui kegiatan ini kami ingin memastikan kehadiran Polri memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, baik melalui pelayanan kesehatan gratis maupun melalui pemenuhan kebutuhan stok darah di Kabupaten Kuningan,” ujar Kapolres yang turut ambil bagian sebagai pendonor darah.
Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung Kasi Dokkes Polres Kuningan IPTU Anang Saptari bersama jajaran Sidokkes Polres Kuningan dengan menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Kuningan. Peserta memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah dan kondisi fisik umum, pemeriksaan laboratorium sederhana seperti gula darah, asam urat dan kolesterol, konsultasi kesehatan, pemberian vitamin serta obat-obatan sesuai kebutuhan medis.
Selain itu, petugas juga memberikan edukasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Aksi donor darah menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak diminati. Tercatat sebanyak 175 orang mendaftarkan diri sebagai pendonor. Setelah melalui proses skrining kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, golongan darah dan kadar hemoglobin, sebanyak 124 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya. Sementara 51 peserta lainnya belum memenuhi kriteria medis.
Kapolres menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya tim Dokkes, PMI Kabupaten Kuningan, serta masyarakat yang berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan donor darah.
