Volume Sampah 1.200 Ton per Hari, Pemkab Cirebon Cari Investor untuk Kelola Sampah

DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
JAJAKI KERJA SAMA: Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon H Hendra Nirmala SSos MSi membuka peluang kerja sama bagi investor dalam pengelolaan sampah, kemarin.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kabupaten Cirebon hingga kini belum menjalin kerja sama dengan investor maupun pihak swasta dalam pengelolaan sampah.

Meski demikian, sejumlah calon investor telah melakukan komunikasi awal untuk menjajaki peluang investasi di sektor tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, H Hendra Nirmala SSos MSi mengatakan, sejumlah pihak telah menyampaikan minatnya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Baca Juga:Deputy CEO PT Persib Apresiasi Proton FC Juara PFL 2, Perkuat Mental Juara!Kado HUT Bhayangkara, BRI Kuningan Serahkan Ambulans Tingkatkan Layanan Kemanusiaan

Namun, seluruh komunikasi tersebut masih sebatas penjajakan dan belum berlanjut ke tahap penandatanganan kerja sama.

“Hingga saat ini Pemkab Cirebon belum melakukan kerja sama dengan pihak atau investor mana pun dalam pengelolaan sampah. Memang sudah banyak yang berkomunikasi dengan kami, tetapi belum ada yang benar-benar bekerja sama,” ujar Hendra.

Menurutnya, pemerintah daerah terbuka terhadap investor yang ingin berinvestasi di bidang pengelolaan sampah.

Kehadiran investor dinilai dapat membantu meningkatkan kapasitas pengolahan sampah sekaligus mengurangi beban pemerintah daerah.

Hendra menjelaskan, volume sampah di Kabupaten Cirebon diperkirakan mencapai sekitar 1.200 ton per hari. Jumlah tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang apabila dikelola dengan teknologi yang tepat.

“Potensi sampah di Kabupaten Cirebon cukup besar, sekitar 1.200 ton per hari. Ini menjadi peluang apabila ada investor yang memiliki teknologi dan konsep pengelolaan sampah yang baik,” ungkap Hendra.

Mantan kepala BKPSDM itu menilai, keterlibatan pihak swasta dapat menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan efisien.

Baca Juga:Pemkab Kuningan Siapkan SATSET untuk Percepat Pelayanan AdministrasiPrestasi WTP, Gerindra Kuningan Tekankan APBD Berdampak Kepentingan Rakyat

Selain mengurangi timbunan sampah, kerja sama tersebut juga berpotensi menghasilkan nilai ekonomi dari sampah yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Pemkab Cirebon, lanjut Hendra, siap membuka peluang kerja sama bagi investor yang memiliki komitmen dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kami berharap ada investor yang benar-benar serius sehingga kerja sama bisa segera terealisasi. Dengan begitu, penanganan sampah di Kabupaten Cirebon dapat lebih optimal,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kehadiran investor juga akan meringankan beban Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon sebagai instansi yang selama ini menjadi ujung tombak pengelolaan sampah.

Menurut Hendra, persoalan sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk dunia usaha yang memiliki kemampuan investasi dan teknologi pengolahan.

0 Komentar