RADARCIREBON.ID – Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon mendesak pemerintah daerah segera menyediakan anggaran logistik darurat bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.
Pasalnya, BPBD belum memiliki support anggaran yang dapat digunakan secara langsung guna memenuhi kebutuhan mendesak warga saat bencana terjadi. Khususnya pada tiga hari pertama masa tanggap darurat.
Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Muchyidin SSos menegaskan, BPBD merupakan instansi yang berada di garda terdepan dalam penanganan bencana. Karena itu, ketersediaan logistik darurat sangat dibutuhkan.
Baca Juga:Akses Jalan TPST Gempol Masih BermasalahDeputy CEO PT Persib Apresiasi Proton FC Juara PFL 2, Perkuat Mental Juara!
“Dukungan anggaran harus memadai agar kebutuhan bantuan yang mendesak kepada masyarakat terdampak dapat segera disalurkan,” ujar Muchydin kepada Radar Cirebon.
Menurutnya, hingga saat ini BPBD belum memiliki pos anggaran logistik darurat yang bisa langsung digunakan ketika terjadi bencana.
Akibatnya, pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban masih banyak bergantung pada bantuan dari Pemprov Jabar maupun pemerintah pusat.
“Pada tiga hari pertama masa tanggap darurat, masyarakat membutuhkan bantuan secepat mungkin. BPBD harus memiliki dukungan logistik yang siap digunakan tanpa harus menunggu bantuan dari luar,” tegasnya.
Dijelaskan Muchydin, anggaran logistik darurat juga diperlukan untuk menunjang operasional Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD yang menjadi ujung tombak penanganan bencana di lapangan.
“Tanpa dukungan itu, respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dinilai tidak akan berjalan maksimal,” terangnya.
Menyikapi persoalan itu, tambah Muchydin, Komisi IV akan berkoordinasi dengan eksekutif guna mencari solusi penganggaran.
Baca Juga:Kado HUT Bhayangkara, BRI Kuningan Serahkan Ambulans Tingkatkan Layanan KemanusiaanPemkab Kuningan Siapkan SATSET untuk Percepat Pelayanan Administrasi
“Kami berharap kebutuhan logistik darurat dapat diakomodir dalam perencanaan anggaran, dengan demikian penanganan bencana semakin kuat bagi masyarakat terdampak,” pungkasnya. (sam)
