Sanafi Terpilih Aklamasi, Bupati Lucky Hakim Buka Mukab VIII Kadin Indramayu

Mukab VIII Kadin Kabupaten Indramayu
Bupati Indramayu, Lucky Hakim, foto bersama dalam kegiatan Mukab VIII Kadin Kabupaten Indramayu di Hotel Swiss-Belinn, Senin (6/7/2026).
0 Komentar

INDRAMAYU – Bupati Indramayu, Lucky Hakim, secara resmi membuka Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Hotel Swiss-Belinn, Senin (6/7/2026). Dalam agenda tersebut, Muhammad Sanafi terpilih secara aklamasi sebagai ketua Kadin Indramayu periode berikutnya.

Sebelumnya, Sanafi menjabat sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (Pjs) Ketua Kadin Indramayu setelah berakhirnya masa kepemimpinan H Mulyadi.

Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Muhammad Sanafi atas kepercayaan yang diberikan. Ia juga memberikan apresiasi serta penghargaan kepada H Mulyadi atas dedikasi dan kontribusinya selama memimpin Kadin Indramayu.

Baca Juga:Belasan Ribu Hektare Sawah di Wilayah Indramayu Barat Terancam Krisis AirSerangan Hama Tikus Pangkas Hasil Panen di Persawahan Kecamatan Ligung

Dalam sambutannya, Lucky mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Indramayu untuk ikut berperan aktif dalam menarik investasi ke daerah. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu telah menyiapkan lahan seluas 20 ribu hektare yang secara khusus diperuntukkan bagi pengembangan kawasan industri.

“Lahan tersebut tidak bersinggungan dengan area pertanian yang tidak dapat dialihfungsikan. Kami sudah menyiapkannya khusus untuk kawasan industri,” tegasnya.

Lucky berharap, ke depan, masyarakat Indramayu memiliki lebih banyak kesempatan kerja di daerah sendiri sehingga tidak perlu mencari pekerjaan hingga ke luar negeri. Meski demikian, ia menegaskan, pemerintah daerah tidak melarang masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri, tetapi akan lebih baik apabila peluang kerja dapat tersedia di tanah kelahiran mereka.

“Pemerintah daerah siap memberikan jaminan keamanan bagi para investor. Dunia usaha membutuhkan kepastian, rasa aman, serta kemudahan dalam proses perizinan. Kami siap membangun sinergi bersama Kadin karena keduanya merupakan bagian yang tidak terpisahkan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Barat Almer Faiq Rusydi menekankan pentingnya inovasi dan terobosan baru bagi dunia usaha. Ia mengingatkan agar Kadin tidak hanya bergantung pada proyek-proyek pemerintah, terlebih di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlangsung.

“Kadin merupakan satu-satunya induk organisasi pengusaha yang diatur dalam undang-undang. Sudah waktunya pengusaha bersama pemerintah menjadi mitra strategis dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah,” ujarnya.

Menurut Almer, kerja sama antara pemerintah dan Kadin menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menilai berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Indramayu harus dikembangkan secara bersama melalui kolaborasi yang kuat.

0 Komentar