Seluruh kelompok diwajibkan menyusun program kerja yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat dengan mengoptimalkan potensi dan sumber daya lokal desa.
KKN-T Unma 2026 mengusung tema “Optimalisasi Potensi Sumber Daya Lokal Melalui Pemberdayaan Masyarakat Desa Guna Meningkatkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi.” Program kerja difokuskan pada empat bidang, yakni pendidikan dan literasi, penerapan teknologi, pemberdayaan masyarakat dan UMKM, serta ketahanan pangan dan lingkungan.
Mahasiswa peserta KKN-T akan ditempatkan di sejumlah desa yang tersebar di Kecamatan Kertajati, Cingambul, Sindangwangi, Sumberjaya, Jatitujuh, dan Cikijing. Pelaksanaan KKN-T Reguler dijadwalkan berlangsung pada 13 Juli hingga 12 Agustus 2026, setelah mahasiswa menyelesaikan tahapan observasi lapangan, pemetaan potensi desa, dan review proposal program kerja.
Baca Juga:Sambut HUT ke-25, Demokrat Kuningan Gelar Gerakan Indonesia ASRI Langit Biru, Bersihkan Kota hingga Bantu UMKMTahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Hijrah, Harum Tours Pindah Kantor dan Berangkatkan 101 Jamaah Umrah
Melalui pembekalan tersebut, Unma berharap mahasiswa memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai arah pembangunan Kabupaten Majalengka serta mampu menyusun program pengabdian yang inovatif, berbasis data, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan KKN-T sebagai salah satu kontribusi nyata Unma dalam mendukung percepatan pembangunan daerah berbasis potensi lokal. (ono)
