Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Pertanian Republik Indonesia Hermansyah menegaskan bahwa ketersediaan air menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga produktivitas sektor pertanian. Karena itu, pemerintah terus mendorong penguatan infrastruktur pengairan, termasuk melalui pembangunan JIAT dan program Listrik Masuk Sawah.
“Akses listrik untuk pertanian diharapkan dapat membantu petani memperoleh sumber energi untuk pompa dengan lebih mudah dan terjangkau,” ujarnya. (oni)
