Cetak Generasi Gemilang, Lucky Hakim Beri Semangat Para Siswa Sekolah Rakyat

lucky hakim di sekolah rakyat
Bupati Indramayu Lucky Hakim menutup rangkaian MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, belum lama ini.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi menutup rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Indramayu yang berlangsung di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, belum lama ini. Mengusung tema “Membuka Pintu Kesempatan, Menjemput Harapan”, penutupan MPLS tersebut menjadi momentum bagi para siswa untuk melanjutkan perjalanan pendidikan dengan semangat baru. Sekaligus membangun motivasi belajar demi meraih masa depan yang lebih baik.

Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Indramayu merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut juga diharapkan mampu menjadi salah satu upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan.

“Kemiskinan bukanlah sebuah kehinaan, melainkan kondisi yang dapat diubah melalui kesempatan, pendidikan, kerja keras, belajar, dan semangat untuk maju,” ujarnya.

Baca Juga:Majalengka Perkuat Pengembangan Bawang Putih Universitas Kuningan Gelar Tes Seleksi Gelombang II Penerimaan Mahasiswa Baru

Menurutnya, sekolah rakyat menjadi wadah bagi para siswa untuk memeroleh pendidikan dan berbagai fasilitas pendukung. Selain itu, kebutuhan gizi siswa juga diupayakan dapat terpenuhi dengan baik sebagai bekal dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.

Bupati Lucky juga menegaskan, kehadiran sekolah rakyat merupakan bukti hadirnya negara dalam membuka kesempatan memeroleh pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera. Dengan demikian, anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan memiliki kesempatan untuk meraih pencapaian yang lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

“Sekolah rakyat ini harus aman dan nyaman bagi anak-anak. Jangan sampai ada perundungan, kekerasan. Kalau ada apa-apa jangan sungkan, ceritakan sama guru,” tegasnya.

Kepala SRT 1 Kabupaten Indramayu, Mardiani menyampaikan bahwa keberhasilan penyelenggaraan sekolah rakyat tidak dapat terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak, terutama Pemerintah Kabupaten Indramayu.

“Dengan sinergi, dukungan, dan kolaborasi semua pihak ini, maka cita-cita untuk memberikan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkeadilan dapat terwujud, serta mencetak generasi Indramayu yang cerdas, berkarakter, mandiri, dan memiliki masa depan yang gemilang,” katanya. (oni)

0 Komentar