Bupati Dian Buka Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan

Ist 
DIBUKA: Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan Ke-V Kabupaten Kuningan resmi dibuka Bupati Dian Rachmat Yanuar di Desa Mandalajaya, Kecamatan Maleber, Jumat (4/9/2026).
0 Komentar

Persoalan kebersihan turut menjadi perhatian. Dian meminta peserta memastikan lokasi perkemahan tetap bersih selama kegiatan hingga seluruh rangkaian berakhir.

“Tadinya bersih, setelah selesai kemah juga harus bersih,” pesannya.

Ia juga mengajak generasi muda ikut mengambil peran dalam menangani persoalan sampah di Kuningan. Menurutnya, pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang harus dimulai dari rumah tangga hingga proses akhir.

Baca Juga:IDI Perluas Akses Kesehatan, Dokter Spesialis Sambangi Subang Kuningan Capacity Building Perkuat Kompetensi Guru PAUD di Kuningan 

“Sampah adalah tanggung jawab kita bersama, dari hulu ke hilir,” katanya.

Selain kegiatan sosial dan lingkungan, peserta mengikuti berbagai materi kepramukaan seperti Peraturan Baris-Berbaris (PBB), pioneering, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), serta permainan.

Dian mendorong peserta mengikuti seluruh kegiatan dengan berani dan menjadikannya sebagai pengalaman untuk membangun kepercayaan diri.

“Jangan takut mencoba, bermimpi, dan mempunyai cita-cita,” pesannya.

Ia bahkan meyakini peserta pendidikan kesetaraan dapat menjadi bagian dari pembangunan Kuningan di masa mendatang.

“Tidak menutup kemungkinan kalian adalah penerus cita-cita masa depan Kabupaten Kuningan,” ungkapnya.

Kehadiran karnaval budaya dan permainan tradisional dalam Kemah Bakti juga mendapat apresiasi. Dian menilai kegiatan tersebut penting untuk menjaga tradisi dan kearifan lokal di tengah perkembangan teknologi.

Ia berharap generasi muda tidak hanya mengenal gadget dan teknologi, tetapi tetap memahami permainan tradisional yang sarat nilai dan filosofi.

Baca Juga:Umrah Wadiah Menabung Bertahap Mulai Rp500 RibuPolres Kuningan Sita 62 Botol Miras dari Sejumlah Warung

“Permainan tradisional perlu kembali diingatkan dan dilestarikan karena mengandung makna dan filosofi yang luar biasa,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Dian mengajak pengelola PKBM, tutor, pembina, pendamping, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilakukan pemerintah seorang diri.

“Saya tidak bisa membangun sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Kepada peserta, ia berpesan agar menjaga kekompakan, kesehatan, dan kebersihan selama mengikuti kegiatan.

“Jaga kekompakan, kesehatan, dan kebersihan. Tunjukkan bahwa kalian generasi harapan bangsa,” pesannya.

Kemah Bakti Pramuka Pendidikan Kesetaraan Kabupaten Kuningan Ke-V Tahun 2026 kemudian resmi dibuka melalui penancapan kapak dan pelepasan burung merpati. (ags)

0 Komentar