RADARCIREBON.ID – Warga dari Kecamatan Subang, Selajambe, dan Cilebak memadati Lapang Sepak Bola Desa Subang dalam kegiatan Bupati Saba Lembur. Tak sekadar menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi ke-528 Kuningan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan sekaligus menyampaikan langsung berbagai persoalan di wilayahnya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam itu menggabungkan pelayanan publik, penyerapan aspirasi, kegiatan sosial, seni budaya, hingga hiburan rakyat. Antusiasme warga terlihat dari ramainya masyarakat yang datang untuk memanfaatkan berbagai layanan yang disediakan pemerintah.
Mengusung tema Ngamumule Budaya Majukeun Lembur Pikeun Kuningan Melesat, kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah pelayanan langsung. Di antaranya pemeriksaan kesehatan gratis, pelayanan administrasi kependudukan, pembuatan KTP dan KK, perbaikan data DTKS, serta Gerakan Pangan Murah.
Baca Juga:Warga Cihanjaro Kuningan Mendapat Bantuan Air Bersih Seba Sapton dan Babarit Meriahkan Hari Jadi Ke-528 Kuningan
Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar turut meninjau sejumlah pelayanan sekaligus berdialog dengan masyarakat. Menurutnya, Bupati Saba Lembur dirancang bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi sarana pemerintah mendekatkan pelayanan dan mendengarkan kebutuhan warga secara langsung.
“Ini adalah ajang silaturahmi untuk mendorong para kepala dinas dan camat agar lebih sering turun ke lapangan, supaya kita bisa mendengar langsung apa yang menjadi keinginan masyarakat,” ujarnya.
Dalam dialog bersama masyarakat dan para kepala desa, persoalan infrastruktur jalan menjadi salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan. Dian menyampaikan, pemerintah telah membahas sejumlah program pembangunan untuk wilayah Subang, Cilebak, dan Selajambe, termasuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur.
Selain pelayanan dan penyerapan aspirasi, Bupati Saba Lembur juga diisi berbagai kegiatan lainnya. Sejumlah program seperti Gema Sadulur, Ngaji Diri, dan Bupati Heman ka Masyarakat turut dihadirkan, termasuk aktivasi serta penyerahan program kepada masyarakat dan penerima manfaat.
Memasuki malam hari, suasana semakin semarak. Masyarakat disuguhi pertunjukan tari, angklung, kacapi suling, tari kolosal Sanggar Seni Giwangkara, hingga bobodoran yang menghadirkan Si Cepot, Ohang, dan Ceu Popon. Bupati Dian bahkan turut tampil satu panggung bersama para pengisi acara.
Agenda Ngawangkong yang dikemas dalam bentuk talkshow dan bobodoran menjadi salah satu yang menarik perhatian warga. Dalam sesi tersebut, Dian berinteraksi langsung dengan masyarakat sembari membahas program pemerintah dan berbagai persoalan di lapangan.
