“Setelah selesai pelatihan, peserta diharapkan bisa membuat sabun sendiri dan bisa menyebarkan ilmu kepada orang lain. Bahkan, kalau dikembangkan, bisa menjadi produk bernilai jual dan sumber penghasilan,” ujarnya.
Menurut Sumadi, pelatihan tersebut menjadi kesempatan bagi warga untuk mendapatkan keterampilan baru sekaligus belajar mengelola sampah dari lingkungan sendiri. (sud)
