Dengan pengelolaan kualitas air yang lebih terpantau, penerapan ATIFiC diharapkan dapat mendukung pertumbuhan dan produktivitas budi daya.
Kegiatan PKM tersebut mendapat pendanaan dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia. (awr/opl)
