Laga final tersebut berlangsung sengit. Garuda Jaya Fighters sempat tertinggal 1-0 pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, anak didik Bangke Seporete menunjukkan mental bertanding yang kuat.
Raffi dkk tampil lebih solid dan mampu mengembangkan permainan dengan mengandalkan pola tiki-taka.
Baca Juga:Bukan Sekadar Agustusan! Muda-Mudi Perum GSI ‘Ambil Alih’ KemerdekaanUGJ Cirebon Dorong Digitalisasi Pertanian lewat Smart Farming Berbasis Solar Cell di Desa Matangaji
Permainan tersebut membuat Garuda Jaya Fighters perlahan mampu mengambil kendali pertandingan.
Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Garuda Jaya Fighters mampu mencetak dua gol pada babak kedua melalui Raffi dan Riski.
Dua gol tersebut membuat kedudukan berbalik dan Garuda Jaya Fighters unggul 2-1 atas SSB Kijang Mas.
Memasuki menit-menit akhir pertandingan, Garuda Jaya Fighters sebenarnya masih memiliki peluang emas untuk menambah keunggulan.
Namun, kesempatan tersebut belum mampu dimanfaatkan dengan baik. Striker Ecan “Gemoy” belum berhasil menceploskan bola ke gawang Kijang Mas.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir, skor tetap bertahan 2-1 untuk keunggulan Garuda Jaya Fighters.
Hasil tersebut memastikan Garuda Jaya Fighters keluar sebagai jawara, sekaligus meraih juara pertama dalam turnamen dalam rangka HUT FKPPI ke-48 tersebut.
Baca Juga:CHC V Tahun 2026 Dimulai, Ajang Pembinaan Atlet Handball Menuju Prestasi NasionalBupati Indramayu Lucky Hakim Terdepan Salat Istisqa, Berdoa Minta Turun Hujan
Pelatih SSB Garuda Jaya, Bangke Seporete, mengapresiasi perjuangan anak asuhnya selama mengikuti turnamen.
Menurutnya, para pemain telah mampu menjalankan instruksi yang diberikan sebelum maupun selama pertandingan.
Meski berhasil menjadi juara, Bangke menilai masih terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi bahan evaluasi.
Perbaikan tetap diperlukan agar performa tim semakin baik pada pertandingan dan turnamen berikutnya.
“Terima kasih, anak-anak sudah tampil maksimal. Spirit dan motivasinya luar biasa. Ini jadi pelajaran. Meski kita meraih juara pertama, tapi masih ada hal-hal yang harus diperbaiki lagi. Terima kasih kepada jajaran manajemen, ofisial dan para orang tua atas supportnya,” paparnya.
Gelar juara tersebut menjadi buah dari kerja keras seluruh pemain Garuda Jaya Fighters sejak babak penyisihan hingga partai final.
Selain menjadi pencapaian bagi para pemain KU-12, keberhasilan tersebut juga menjadi motivasi bagi SSB Garuda Jaya untuk terus mengembangkan kemampuan para pemain muda melalui berbagai pertandingan dan kompetisi. (mid)
