RADARCIREBON.ID – Kabel dan tiang jaringan internet yang semrawut masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon dalam menata wajah kota. Meski perapihan telah dilakukan sejak Februari 2026, sejumlah ruas jalan masih dihiasi kabel udara dan tiang jaringan yang dinilai mengganggu estetika.
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi tersebut masih terlihat di sejumlah titik, salah satunya di Jalan Karanggetas, tepatnya di depan Yogya Grand Cirebon. Sejumlah kabel tampak membentang dan memenuhi bagian atas trotoar sehingga membuat pemandangan langit di kawasan tersebut terlihat dipenuhi instalasi jaringan.
Selain kabel, sejumlah tiang jaringan internet juga berdiri berdekatan. Bahkan, di satu titik dapat ditemukan hingga sekitar 10 tiang. Kondisi tersebut dinilai membuat kawasan terlihat semrawut dan berpotensi menutupi bagian depan sejumlah bangunan serta pertokoan.
Baca Juga:Tangani 90 Ton Sampah per Hari, DLH Majalengka Dapat Tambahan Dump Truck dari Bank BJBHarga Beras Medium di Pasar Kadipaten Capai Rp16.000, Ini Hasil Pemantauan Polres dan Bapanas
Seorang pejalan kaki, Revan, mengatakan keberadaan kabel tersebut sejauh ini tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat. Namun, menurut dia, kondisi itu tetap mengurangi keindahan kota.
“Kabel memang tidak mengganggu. Tetapi kalau nongkrong lihat langit, pemandangan kabel ini mengganggu estetika kota,” ujar Revan.
Manager Yogya Grand Cirebon, Nia Kurniawati, juga mengakui keberadaan kabel dan tiang tersebut tidak terlalu mengganggu aktivitas sehari-hari. Namun, dari sisi estetika, keberadaannya cukup terasa.
“Kalau untuk aktivitas sehari-hari tidak terlalu mengganggu karena ada di atas. Cuma untuk pemandangan saja, estetika kita melihat,” kata Nia.
Menurut Nia, sejumlah tiang bahkan sedikit menutupi bagian depan tokonya. Pihaknya kemudian berupaya memanfaatkan keberadaan tiang tersebut sebagai media promosi.
“Tiang juga agak menutup toko kita. Jadi kita berinovasi agar tiang tersebut tidak mengganggu dan bermanfaat, sehingga dipasang banner untuk media promosi,” ujarnya.
Nia menyebut keberadaan tiang tersebut sudah ada sejak dirinya mulai bekerja di lokasi tersebut. Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan pemerintah terkait penataan dan pemindahan tiang. Namun, hingga kini belum ada penataan lebih lanjut.
Baca Juga:Jarak Minimarket Hanya 315 Meter dari Pasar Pronggol, APPSI Pertanyakan Konsistensi Pemkot CirebonSultan Kacirebonan IX Raih Dua Penghargaan Global dalam Konvensi Supra Nasional Luar Biasa 2026
“Kita sudah ngobrol dan pengajuan sama pemerintah, tapi belum bisa untuk saat ini,” tuturnya.
