Kasus ke-364 sendiri dinyatakan meninggal dunia. Almarhum berjenis kelamin laki-laki dengan usia 57 tahun saat meninggal dan merupakan warga Kecamatan Talun. Dari hasil penelusuran, yang bersangkutan mempunyai riwayat perjalanan ke luar kota.
Untuk kasus ke-365, tercatat kasus tersebut merupakan seorang perempuan berusia 58 tahun warga Kecamatan Kedawung yang saat ini dirawat di rumah sakit.
Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan SSTP MSi kepada Radar mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penelusuran kontak erat terhadap kasus yang terjadi. Hal tersebut dilakukan untuk memutus dan mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon.
“Saat ini masih kita lakukan penelusuran kontak erat. Pemkab Cirebon berkomitmen terus melakukan pelacakan dan penemuan kasus baru dengan melakukan berbagai cara. Salah satunya dengan cara pelaksanaan swab test secara masif,” ungkapnya.
Dijelaskannya, saat ini Pemkab Cirebon sudah melakukan swab test kepada masyarakat sebanyak 18.036 specimen dengan hasil 300 specimen positif. Sementara sebanyak 65 lainnya dilakukan swab test di luar Kabupaten Cirebon.
“Rasio kasus positifnya sekitar 1,66 persen. Jika dibandingkan jumlah swab test yang sudah kita lakukan. 18 ribu berbanding 300 kasus. Kita saat ini terus melakukan pencarian kasus. Ditambah dengan penegakan disiplin yang sedang kita lakukan. Mudah-mudahan angka kasus bisa kita tekan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadinkes Kabupaten Cirebon Hj Eni Suhaeni SKM MKes menuturkan, pihaknya saat ini tengah melakukan pencarian dengan penelusuran kontak erat, dan melakukan swab test masal di lingkungan Pemkab Cirebon. Hal tersebut dilakukan setelah ada temuan kasus terkonfirmasi Covid-19 di lingkungan perkantoran di Pemkab Cirebon.
“Yang terpapar dan dinyatakan positif saat ini sudah menjalani isolasi mandiri. Sudah beberapa dinas kita lakukan swab test masal. Dari mulai pegawai Setda dan pegawai dari perkentoran lainnya. Rencananya, besok (hari ini, red) kita lakukan swab test masal di DPRD,” ungkapnya.
Terpisah, Kabag Persidangan Sekretariat DPRD Kabupaten Cirebon, Drs R Chaidir Susilaningrat menyampaikan, untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di DPRD Kabupaten Cirebon, pihaknya sudah melayangkan surat permohonan swab test ke Dinas Kesehatan. Artinya, semua anggota DPRD Kabupaten Cirebon, pejabat dan staf serta orang-orang yang melakukan aktivitas di DPRD bakal d-swab test.
Akses Masuk Kantor Pemda Diperketat
