Dana Vaksin Belum Ada

0 Komentar

CIREBON – Pemerintah telah merencanakan melakukan vaksinasi covid-19 pada Januari tahun depan. Selain kesiapan tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan, bagaimana dengan kesiapan anggaran untuk imunisasi?
Sampai kemarin, anggaran terkait vaksinasi yang rencananya dilakukan awal tahun depan rupanya belum dialokasikan. Eksekutif dan legislatif baru akan bersua dalam waktu dekat membahas ini. Pasca dilakukan evaluasi gubernur terhadap APBD 2021.
“Senin (14/12) sudah turun evaluasi gubernur. Nanti kita akan bahas tindaklanjutnya dengan eksekutif,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon M Handarujati Kalamullah, kepada Radar Cirebon, Jumat (11/12).
DPRD, kata pria yang akrab disapa Andru itu, juga memikirkan beberapa hal yang berkaitan dengan vaksin dan rencana pencegahan. Apabila covid-19 masih terus mengalami peningkatan, bisa saja kembali menganggarkan sewa hotel untuk isolasi pasien tanpa gejala dan ringan.
Eksekutif dan legislatif juga akan membahas mekanisme anggaran. Apakah akan kembali menggunakan refocusing di beberapa mata anggaran. Atau lebih dulu melihat catatan evaluasi gubernur. “Kalau dimungkinkan, bisa ada pergeseran anggaran, apalagi kalau misal BTT hanya menganggarkan Rp4 miliar lebih,” katanya.
Sementara jaring pengaman sosial dan lain-lain sudah dialokasikan di masing-masing SKPD. BTT yang tidak terlalu besar itu, kemungkinan nanti baru akan didefinitifkan pengalokasian anggarannya.
Andru merasa yakin DPRD beserta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) akan ada sinkronisasi dan kesepakatan di dalam pembahasannya. “Biar bagaimana pun itu untuk masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon menyatakan kesiapannya melakukan vaksinasi covid-19. Sekitar 50 nakes tengah menjalani pelatihan. Dari 22 puskesmas di Kota Cirebon juga menyatakan siap. Termasuk tempat penyimpanan. “Kita siap vaksinasi, tinggal jalan,” ujar Kepala Dinkes dr Edy Sugiarto.
Ada 32 tenaga kesehatan dari seluruh puskesmas di Kota Cirebon yang menjalani pelatihan di dinkes. Sementara secara keseluruhan ada sekitar 50 nakes yang disiapkan. Pelatihan dilakukan melalui webinar. “Selain dari puseksmas, nakes di dinkes juga ikut pelatihan,” sambung Edy.
Termasuk kesiapan rumah sakit milik pemerintah. Seperti RS Gunung Jati dan RST Ciremai. Dan 9 RS lainnya di Kota Cirebon Edy menginstruksikan ambil ancang-ancang. Meski Edy mengaku belum mengetahui berapa vaksin dari pemerintah pusat yang akan dialokasikan untuk Kota Cirebon. Termasuk berapa jumlah tenaga kesehatan yang akan divaksinasi.

0 Komentar