Dari Bekasi Lolos Jalur Tikus, Kena di Kuningan

Dari Bekasi Lolos Jalur Tikus, Kena di Kuningan
0 Komentar

KUNINGAN- Akibat tidak bisa menunjukkan surat bebas Covid-19, tak sedikit pemudik yang terjaring operasi penyekatan di Kuningan dan terpaksa diputarbalik ke daerah asal. Hingga tadi malam sedikitnya enam mobil yang terpaksa putar balik.
Pertama terjadi pada Selasa dini hari (4/5). Para pemudik menumpang di mobil bak terbuka yang ditutupi terpal agar dikira membawa barang muatan. Namun upaya itu digagalkan petugas saat dilakukan pemeriksaan di Pos Check Point Tugu Ikan Sampora Kuningan.
Para pemudik itu berhasil tiba di Kuningan setelah lolos dari pemeriksaan di kabupaten dan kota sebelumnya. Mereka lolos karena melalui jalur tikus agar terhindar dari pemeriksaan petugas. “Ada enam orang pakai mobil pikap. Katanya mau pulang kampung ke Lebakwangi. Karena tak bisa menunjukan surat keterangan bebas Covid-19, terpaksa kita putar balik ke daerah asal,” kata Petugas Pos Check Point Tugu Ikan Sampora Kuningan Ipda Sunardi.
Sementara itu, lima mobil lainnya juga diputarbalikkan di Pos Check Point Tugu Ikan Sampora pada Selasa siang (4/5) hingga malam harinya. “Selasa siang ada dua kendaraan pemudik yang kami putar balik dan pada malam hari ini ada tiga,” ungkap Padal Pos Sampora Ipda Asep Hendra Mulyana.
Asep mengatakan, penerapan sanksi putar balik mulai diberlakukan pada masa pra larangan mudik ini mengingat sudah banyak kendaraan pemudik yang masuk Kuningan. Sanksi putar balik, kata Asep, selain diberikan sebagai bentuk ketegasan petugas terhadap para pemudik nakal, juga sebagai sosialisasi bahwa aturan ini tidak main-main.
Terhadap kendaraan yang diputarbalik, kata Asep, pihaknya memasang stiker khusus di kaca depan kendaraan tersebut. Stiker berwarna merah dengan logo Polri, kata Asep, sebagai tanda kendaraan tersebut telah mendapat pemeriksaan petugas dan dinyatakan melanggar aturan.
Sementara pantauan di penjagaan di Pos Check Point Sampora melibatkan anggota Polres, Kodim, Satpol PP, Dishub dan Dinkes Kuningan. Terpantau hingga pukul 22.00 WIB tadi mlam arus kendaraan pemudik dari luar daerah seperti Jakarta, Bogor, Sukabumi dan lainnya mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. (ags/fik)

0 Komentar