Aplikasi Ini Bisa Dapatin Uang Cuma Dengan Bola Mata Ini Dia Penampakanya

Aplikasi Ini Bisa Dapatin Uang Cuma Dengan Bola Mata Ini Dia Penampakanya
Aplikasi Ini Bisa Dapatin Uang Cuma Dengan Bola Mata Ini Dia Penampakanya
0 Komentar

antrian orang yang ingin memindai mata untuk mendapatkan imbalan terlihat di berbagai lokasi di Indonesia seperti Bekasi, Otista (Bandung), dan Sunter (Jakarta Utara). Mereka rela antre demi satu hal: uang gratis senilai Rp300.000 hingga Rp800.000 hanya dengan “menatap sebuah bola besi”.

Perangkat pemindai tersebut disebut Orb – bola logam futuristik yang dilengkapi kamera dan sensor khusus. Ketika seseorang menatap Orb, perangkat ini memindai pola iris untuk memverifikasi bahwa orang tersebut adalah manusia unik dan bukan robot atau akun palsu.

Apa Itu World App dan Worldcoin ?

World App dikembangkan oleh perusahaan teknologi bernama Tools for Humanity, yang juga berada di balik proyek Worldcoin sebuah inisiatif yang digagas oleh Sam Altman, CEO dari OpenAI.

Baca Juga:SMK Tugas Prakarsa Siliwangi Sekolah Yang Bagus Cocok Bagi Adik – Adik Yang Putus Sekolah Atau Kurang MampuKecepatan Internet 10G Pertama Di China Bikin Negara Lain Geleng – geleng Kepala

Tujuan besar Worldcoin adalah menciptakan sistem identitas global berbasis blockchain yang disebut World ID. Sistem ini memungkinkan seseorang membuktikan bahwa dirinya adalah manusia unik tanpa harus membagikan data pribadi lainnya, seperti nama, KTP, atau nomor telepon.

World ID ini nantinya bisa digunakan untuk berbagai keperluan, dari login ke aplikasi, voting digital, hingga menerima bantuan keuangan global secara adil di masa depan. Semua dilakukan dengan prinsip desentralisasi artinya, tanpa dikontrol oleh satu pihak tunggal.

Bagaimana Cara Mendapatkan Uangnya ?

Setelah melakukan pemindaian iris menggunakan Orb, pengguna akan secara otomatis terdaftar dalam jaringan Worldcoin dan menerima World ID. Sebagai bentuk insentif awal, mereka akan menerima token Worldcoin (WLD), yang nilainya bisa dikonversikan menjadi mata uang lain, termasuk rupiah melalui platform kripto.

Nilai yang diterima bervariasi tergantung kurs dan kebijakan saat itu. Di Indonesia, beberapa pengguna mengklaim telah menerima antara Rp 300.000 hingga Rp 800.000 setelah mengikuti proses ini.

Alasan Banyak Orang Ragu

Meskipun terdengar menggiurkan, tak sedikit pula yang menyimpan kekhawatiran. Isu utama yang muncul adalah tentang privasi dan keamanan data biometrik. Mengingat iris mata adalah salah satu identitas biometrik yang unik dan tidak dapat diubah, banyak yang khawatir jika data mereka jatuh ke tangan yang salah.

0 Komentar