Namun, rekor tandang Barca di semifinal tak mengesankan. Mereka kalah dalam empat laga semifinal terakhir di luar kandang dan cuma dua kali menang dari 13 laga tandang di fase ini.
Inter dipastikan tanpa Lautaro Martinez akibat cedera hamstring, sebuah kehilangan besar di lini depan. Marko Arnautovic atau Mehdi Taremi disiapkan sebagai pengganti. Hakan Calhanoglu kembali setelah absen di laga domestik dan pemain kunci seperti Thuram, Mkhitaryan, serta Dumfries bakal mengisi starting XI. Inter juga kehilangan Benjamin Pavard yang sedang dalam perawatan cedera.
Di kubu lawan, Hansi Flick merotasi timnya akhir pekan lalu demi laga ini. Wojciech Szczesny, Yamal, Raphinha, dan Pau Cubarsi bakal kembali bermain, tapi Jules Kounde masih absen.
Baca Juga:Soal Perbaikan Jalan Rusak, Ketua Komisi III DPRD Cirebon: Bukan hanya Omon-OmonBekali Mahasiswa Cara Perawatan Diri, IPB Cirebon Gelar Beauty and Handsome Class
Dua pertemuan terakhir antara Inter dan Barca berakhir 3-3. Pola itu bisa kembali terulang jika melihat kualitas serangan kedua tim. Inter mungkin mulai kehilangan ketangguhan defensifnya, sementara Barcelona tengah panas-panasnya di lini depan. Jika harus memilih pemenang, lini depan Barca yang tajam bisa jadi pembeda di San Siro. Namun, perbedaan performa kandang dan tandang kedua tim juga patut diperhitungkan.
Inter belum terkalahkan dalam laga-laga kandangnya di Liga Champions musim ini. Mereka menang atas Red Star, Arsenal, Leipzig, Monaco, dan Feyenoord, serta imbang dengan Bayern Muenchen.
Di sisi lain, Barcelona dua kali kalah dalam enam laga tandang mereka. Dua kekalahan itu adalah 1-2 dari Monaco di fase liga dan 1-3 dari Borussia Dortmund di fase gugur. (jp)
